Cerita Staf Jokowi Berjuang Bertemu Suku Dayak

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2016 | 11:44 WIB
Cerita Staf Jokowi Berjuang Bertemu Suku Dayak
Perwakilan Suku Dayak, Kutai Barat, Kalimantan Timur, menemui Staf Khusus Presiden Joko WIdodo, Lenis Kogoya [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Masyarakat Adat Suku Dayak di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur menggelar festival masyarakat adat. Festival digelar, Rabu (3/2/2016) hari ini.

Terkait acara tersebut, 18 Januari 2016 lalu, Perwakilan Kepala Suku Adat Dayak, Yustinus Dullah mendatangi Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Lenis Kogoya untuk mengundangnya hadir dalam acara tersebut.

Lenis yang juga mantan Kepala Suku Provinsi Papua menerima undangan tersebut. Alasannya ingin menghidupkan kembali peran masyarakat bagi negara. Lenis pun berangkat dari Jakarta pada, Selasa (2/2/2016) kemarin.

Perjalanan Lenis lancar hingga tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan. Namun, perjalanan mulai menemui kendala ketika ada kabar bahwa maskapai perintis Kalstar tidak bisa diberangkatkan. Padahal Lenis harus ke Bandara Melalan di Kutai Barat dari Balikpapan.

Berhadapan dengan situasi tersebut, Lenis menunda perjalanan dan menginap di Balikpapan sehari. Namun sore harinya pihak Kalstar kembali kembali membatalkan penerbangan ke Kutai Barat.

"Bagaimana sudah, kita cancel saja, kita balik ke Jakarta saja," kata Lenis usai mendengarkan informasi dari pihak Kalstar melalui asistennya di Balikpapan, Selasa (2/2/2016).

Akhirnya Lenis menggunakan jalur darat ke Kutai Barat. Dia tidak ingin masyarakat Kutai Barat merasa kecewa. Perjalanan ditempuh selama 12 jam.

"Bagaimana ini, kita lewat darat saja, kita ke Samarinda dulu. Nanti kalau ada pesawat kita naik pesawat. Tapi kalau tidak kita naik mobil sampai sana saja. Kita tidak boleh mengecewakan mereka, mereka sudah siap di sana," kata Lenis.

Menjalankan rencana teesebut, rombongan pun berangkat dari Balikpapan pada pukul 20.00 WITA. Setelah melalui jalan yang panjangnya mencapai 600 kilometer dan dengan kondisi yang lumayan bagus tersebut, Lenis bersama stafnya tiba pada pukul 08.15 WITA di Kutai Barat.

Sesampainya di Kutai Barat, Lenis pun disambut oleh sejumlah Tokoh adat Dayak Kutai Barat di Nicci Hotel. Suara.com ikut dalam rombongan itu. Acara bersama tokoh adat dan jajaran Muspida Kutai Barat di Gedung Taman Budaga Sendawar, Kutai Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Protes Suku Dayak

Protes Suku Dayak

Foto | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:02 WIB

Lomba Menyumpit di Pekan Gawai Dayak 2014

Lomba Menyumpit di Pekan Gawai Dayak 2014

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2014 | 20:21 WIB

Ribuan Warga Baduy Gelar Ritual Seba

Ribuan Warga Baduy Gelar Ritual Seba

News | Jum'at, 02 Mei 2014 | 18:32 WIB

"Kenangan dari Kalimantan" di Erasmus Huis

"Kenangan dari Kalimantan" di Erasmus Huis

Lifestyle | Kamis, 24 April 2014 | 15:19 WIB

Terkini

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB