DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
Ilustrasi ASN (kemenparekraf.go.id)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengkaji skema WFH bagi ASN dan swasta sebagai strategi penghematan energi di tengah dinamika ekonomi global.
  • Anggota Komisi II DPR, Ujang Bey, mendukung namun meminta perencanaan detail teknis mengenai durasi dan jumlah personel yang terdampak.
  • Ujang mendesak pemerintah mempertimbangkan dampak WFH terhadap stabilitas kinerja sektor swasta dan kualitas pelayanan publik.

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ujang Bey, memberikan catatan terkait rencana pemerintah yang tengah mengkaji skema kerja fleksibel atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kemungkinan juga sektor swasta. 

Langkah ini diambil pemerintah sebagai strategi penghematan energi dan efisiensi nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Ujang menyatakan dukungannya terhadap semangat penghematan energi yang diusung pemerintah. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan ini memerlukan perencanaan yang sangat detail dan terukur agar tidak menjadi kontraproduktif.

"Saya mengapresiasi langkah pemerintah melakukan WFH bagi ASN dan swasta dalam rangka menghemat energi. Tapi, ini harus didesain secara matang dan terukur," ujar Ujang Bey kepada wartawan, dikutip Senin (23/3/2026).

Legislator NasDem ini meminta pemerintah untuk segera memaparkan rincian teknis, mulai dari jumlah personel yang terdampak hingga durasi pelaksanaan. 

Menurutnya, tanpa data yang jelas, target penghematan bahan bakar minyak (BBM) tidak akan bisa dihitung secara akurat.

"Target berapa jumlah ASN maupun swasta yang akan terkena WFH dan dalam rentang waktu berapa lama? Instansi dan kementerian mana saja yang terdampak (ASN) dan perusahaan swasta apa saja? Dari jawaban pertanyaan tersebut, di situ pemerintah akan menemukan berapa angka BBM yang bisa dihemat," jelasnya.

Terkait sektor swasta, Ujang memberikan peringatan khusus. Ia meminta pemerintah berhati-hati karena setiap perusahaan memiliki target kinerja dan capaian karyawan yang berbeda-beda. 

Ia mengkhawatirkan kebijakan WFH yang dipaksakan justru akan mengganggu stabilitas performa perusahaan.

baca juga

"Jangan sampai penerapan WFH bagi swasta mengganggu stabilitas kinerja perusahaan. Artinya, ini harus terkoordinasi dengan baik dengan perusahaan swasta yang akan terdampak," tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi dampak terhadap pelayanan publik. Ujang mendesak pemerintah untuk melakukan pemetaan yang ketat terhadap ASN yang bertugas di garda terdepan pelayanan masyarakat. Ia tidak ingin penghematan energi mengorbankan kepentingan publik.

"Petakan juga ASN yang bersentuhan langsung pelayanannya dengan masyarakat. Jangan sampai kebijakan tersebut menuai keluhan-keluhan di masyarakat karena pelayanan tidak maksimal," tegasnya.

Lebih lanjut, Ujang menegaskan bahwa keberhasilan skema WFH ini sangat bergantung pada sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

"Saya kira efektif dan tidaknya program WFH ini bisa dilihat dari seberapa matang desain ini direncanakan dan bagaimana pelaksanaannya, apakah sesuai rencana dan target atau tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia tengah menggodok kebijakan baru terkait pola kerja masyarakat di tengah fluktuasi kondisi ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×