Kronologis Penemuan Izin Terbang Palsu Airfast Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 03 Februari 2016 | 15:16 WIB
Kronologis Penemuan Izin Terbang Palsu Airfast Indonesia
Aktivitas penerbangan di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (10/7). (Antara)

Suara.com - Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia menemukan izin terbang atau "flight approval" yang dipalsukan. Penerbangan tercatat pada 25 Januari lalu di Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

Petugas Senior Pelayanan Informasi Aeronautika Airnav Bandara Ngurah Rai Hadi Permana menjelaskan kronologi penemuan tersebut dalam jumpa persnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (3/2/2016).

"Pada 25 Januari malam, saya sedang dinas 'flight approval' (FA) diserahkan pukul 22.45 WITA dari 'ground handling', dan FA itu buram," kata Hadi.

Hadi mengatakan berkas izin terbang sebanyak sembilan lembar tersebut seluruhnya buram.

"Saya langsung koordinasi dan diserahkan ke Otoritas Bandara," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Angkutan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Wilayah 4 Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi mengatakan pihaknya telah memeriksa dalam sistem online dan nomor izin penerbangan bukan milik maskapai tersebut.

"Kita periksa ke sistem online, FA online saya masuk, tapi tidak ada nomor FA untuk Airnav," katanya.

Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah 4 Bali Nurcholis Akbar Faj'rin Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 4 Bali mengatakan dengan ditemukan indikasi izin terbang palsu tersebut, pesawat ditahan hingga malam dan tidak boleh terbang.

Pihak Airnav telah melaporkan maskapai yang melayani penerbangan carter PT Airfast Indonesia yang diduga memalsukan FA tersebut ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pesawat Airfast mengangkut 101 penumpang dari Cengkareng menuju Denpasar, Ujungpandang dan Timika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub: Batik Air Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu

Kemenhub: Batik Air Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 01:20 WIB

Qantas Dinobatkan Jadi Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia

Qantas Dinobatkan Jadi Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia

Lifestyle | Rabu, 06 Januari 2016 | 06:16 WIB

Mengintip Uniknya Rayani Air, Maskapai Syariah Pertama Malaysia

Mengintip Uniknya Rayani Air, Maskapai Syariah Pertama Malaysia

Lifestyle | Kamis, 24 Desember 2015 | 07:03 WIB

Pemerintah Perlu Awasi Rekrutmen Pilot dan Kru Bisnis Penerbangan

Pemerintah Perlu Awasi Rekrutmen Pilot dan Kru Bisnis Penerbangan

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 18:06 WIB

Maskapai Penerbangan Dunia Diprediksi Raup Untung 60 Miliar Dolar

Maskapai Penerbangan Dunia Diprediksi Raup Untung 60 Miliar Dolar

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 08:59 WIB

November 2015, Penumpang Singapore Airlines Naik 3 Persen

November 2015, Penumpang Singapore Airlines Naik 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 18:49 WIB

Pakistan Segera Privatisasi Perusahaan Penerbangan Nasionalnya

Pakistan Segera Privatisasi Perusahaan Penerbangan Nasionalnya

Bisnis | Rabu, 09 Desember 2015 | 22:06 WIB

Terkini

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB