Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pakistan Segera Privatisasi Perusahaan Penerbangan Nasionalnya

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2015 | 22:06 WIB
Pakistan Segera Privatisasi Perusahaan Penerbangan Nasionalnya
Pakistan International Airlines [Shutterstock]

Suara.com - Pakistan akan memprivatisasi perusahaan penerbangan nasionalnya pada Juli mendatang. Keputusan ini diungkapkan seorang menteri  pada Selasa (8/12/2015), setelah bertahun-tahun merugi dan salah urus yang telah merusak reputasi maskapai tersebut.

Pengumuman yang secara luas diantisipasi itu memicu protes dari karyawan Pakistan International Airlines (PIA) dan partai oposisi utama.

"Kami berencana untuk memprivatisasi PIA karena kerugian keuangan yang besar dan berulang," Menteri Privatisasi Mohammad Zubair mengatakan kepada AFP.

 Setelah pemerintah menyetujui penjualan, Komisi Privatisasi akan mencoba untuk menjual maskapai yang sedang kesulitan itu di pasar internasional.

Zubair mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan bentuk privatisasinya, tetapi salah satu pilihannya adalah menjual 26 persen dari total saham bersama dengan kontrol manajemen.

"Kami akan mengadakan road show di Timur Tengah dan Tiongkok serta di Eropa untuk menemukan pembeli," tambahnya.

Pemerintah akhir pekan lalu mengonversi statusnya milik negara PIA menjadi sebuah "entitas komersial" melalui sebuah ketetapan, tetapi menghentikan sementara pengumuman rencana privatisasinya.

Tindakan itu memicu reaksi sengit di antara 15.000 karyawan PIA, yang berunjuk rasa di bandara utama di seluruh negara itu pada Senin dan Selasa.

"Ini adalah protes damai kami terhadap rencana pemerintah," kata Shamim Akmal, perwakilan karyawan senior.

Kerugian kumulatif PIA mencapai 227 miliar rupee (2,2 miliar dolar AS) pada Juni lalu.

Pemerintah telah menyuntikkan 12 hingga 15 miliar rupee per tahun untuk mempertahankan maskapai tetap hidup dan membayar karyawan.

PIA, salah satu maskapai penerbangan terkemuka di dunia sampai tahun 1970-an, sekarang sering mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan dan telah terlibat dalam berbagai kontroversi selama bertahun-tahun, termasuk memenjarakan seorang pilot mabuk di Inggris pada 2013.

Maskapai juga telah menghadapi masalah-masalah mendapatkan izin keamanan penerbangan kargo ke Uni Eropa.

PIA juga secara tradisional membagikan puluhan ribu tiket gratis setiap tahun, yang berkontribusi terhadap kerugian.

"Jika ada yang memiliki rencana lebih baik (kecuali privatisasi), kami siap mendengarkan itu," kata menteri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Langka! Detik-detik Peluncuran Roket Antariksa Terekam dari Jendela Pesawat

Langka! Detik-detik Peluncuran Roket Antariksa Terekam dari Jendela Pesawat

Video | Minggu, 05 April 2026 | 09:00 WIB

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:30 WIB

Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik

Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:55 WIB

Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan

Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:16 WIB

King Abdi MasterChef Alami Pengalaman Tak Menyenangkan di Maskapai Penerbangan

King Abdi MasterChef Alami Pengalaman Tak Menyenangkan di Maskapai Penerbangan

Entertainment | Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Sudah Gembar-Gembor, Ternyata Indonesia Airlines Belum Punya Punya Izin Terbang

Sudah Gembar-Gembor, Ternyata Indonesia Airlines Belum Punya Punya Izin Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 13:48 WIB

Ambisi Penerbangan India: Investasi Raksasa dan Prospek Karier Pilot yang Menggiurkan

Ambisi Penerbangan India: Investasi Raksasa dan Prospek Karier Pilot yang Menggiurkan

Video | Jum'at, 04 Juli 2025 | 07:00 WIB

Minyak Goreng Bekas Jadi Bahan Bakar Pesawat? Inovasi Spanyol Guncang Industri Penerbangan

Minyak Goreng Bekas Jadi Bahan Bakar Pesawat? Inovasi Spanyol Guncang Industri Penerbangan

Video | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:16 WIB

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Inikah Pesaing BYD yang Datang Dari Maskapai Penerbangan? Gunakan Chipset Snapdragon

Otomotif | Minggu, 11 Mei 2025 | 08:03 WIB

Doa Naik Mobil,  Kapal, dan Pesawat Terbang, Jangan Lupa Dibaca Saat Arus Balik Lebaran 2025!

Doa Naik Mobil, Kapal, dan Pesawat Terbang, Jangan Lupa Dibaca Saat Arus Balik Lebaran 2025!

Lifestyle | Sabtu, 05 April 2025 | 18:38 WIB

Terkini

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB

Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas

Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:14 WIB

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:44 WIB

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB