Calon Investor Belitung 'Lari' karena Pasokan Listrik Minim

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2016 | 13:49 WIB
Calon Investor Belitung 'Lari' karena Pasokan Listrik Minim
Sejumlah kapal lego jangkar di pulau Batu Berlayar, Belitung Barat, Kamis (26/3). (Antara)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung mengeluhkan minimnya pasokan listrik untuk mendukung potensi pariwisata di wilayah yang terkenal sebagai Negeri Laskar Pelangi itu.

Bupati Belitung Sahani Saleh, dalam peresmian pabrik kayu lapis PT Billiton Plywood, mengatakan banyak investor bisnis perhotelan datang ke wilayah itu untuk berinvestasi. Namun kemudian mereka mengurungkan niat karena pasokan listrik di wilayah tersebut masih sangat minim.

"Kita ini terhalang listrik. Padahal banyak investor ada banyak, mereka mau masuk pariwisata dan industri. Kalau ada listrik yang cukup, daerah ini akan bisa berkembang. Sekarang saja smelter timah sampai berkarat karena tak ada listrik," katanya di Belitung, Jumat (5/2/2016).

Sahani menjelaskan, kebutuhan listrik Kabupaten Belitung hingga 2020 diperkirakan mencapai 161 MW. "Ada pun saat ini baru sekitar 31 MW yang terpenuhi, masih jauh dari kebutuhan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan pemerintah akan mendorong pengembangan Belitung dari sektor kelistrikan. Ia menuturkan, Menteri ESDM Sudirman Said telah datang menemuinya untuk membahas investasi kelistrikan di Belitung.

"Dua hari lalu Menteri ESDM datang dan bicara soal Belitung. Katanya, bagaimana kalau Belitung ini diberi mekanisme khusus karena sudah terlalu lama padahal potensinya besar," jelasnya.

Terlebih dengan adanya kawasan pariwisata khusus Tanjung Kelayang yang menuntut dipercepatkan investasi kelistrikan di wilayah tersebut.

"Proses pendirian listrik di sini harus mekanisme khusus. Secara paralel kita undang investornya, juga PT PLN (Persero) untuk mewujudkan listrik di Belitung," katanya.

Lebih lanjut, mekanisme yang dimungkinkan adalah pemerintah daerah mengajukan besaran kebutuhan dan pemerintah pusat mengupayakan percepatan proses investasi dan realisasinya.

Hal itu, tambah dia, juga harus sejalan dengan perkembangan kebutuhan listrik seiring pembangunan di daerah tersebut. Franky sendiri mengaku telah membawa salah satu investor di sektor kelistrikan ke Belitung untuk melakukan peninjauan lokasi investasi.

"Saya bersama Pak Bupati inginnya ini bisa dengan teknologi baru tetapi pembangunannya lebih cepat," katanya.

Menurut Franky, realisasi investasi kelistrikan yang sedianya memakan waktu sekitar tiga tahun, akan dipercepat sehingga bisa selesai dalam waktu satu setengah tahun.

"Maka tadi kami melihat bagaimana transmisinya, lokasi dan sebagainya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komite III DPD Sambut Pembentukan Badan Otoritas Pariwisata

Komite III DPD Sambut Pembentukan Badan Otoritas Pariwisata

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 15:04 WIB

Pariwisata Indonesia di 2015 Tumbuh Melebihi Pariwisata Dunia

Pariwisata Indonesia di 2015 Tumbuh Melebihi Pariwisata Dunia

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 01:55 WIB

Jokowi Minta Kinerja Sektor Pariwisata di 2016 Dipercepat

Jokowi Minta Kinerja Sektor Pariwisata di 2016 Dipercepat

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 01:47 WIB

Jokowi: Kunjungan Turis di 2015 Naik Pesat

Jokowi: Kunjungan Turis di 2015 Naik Pesat

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:47 WIB

Kunjungan Turis Asing Ke Indonesia di 2015 Melebihi Target

Kunjungan Turis Asing Ke Indonesia di 2015 Melebihi Target

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 01:14 WIB

Jepang Didorong Investasi di Indonesia untuk Sektor Pariwisata

Jepang Didorong Investasi di Indonesia untuk Sektor Pariwisata

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2016 | 15:17 WIB

Versi Pemerintah, Industri Pariwisata 3 Negara Ini Sering Curang

Versi Pemerintah, Industri Pariwisata 3 Negara Ini Sering Curang

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 16:10 WIB

Inikah Pantai Terindah di Australia?

Inikah Pantai Terindah di Australia?

Lifestyle | Selasa, 26 Januari 2016 | 09:47 WIB

Target Devisa Wisata 20 Miliar Dolar AS Diyakini akan Tercapai

Target Devisa Wisata 20 Miliar Dolar AS Diyakini akan Tercapai

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 08:15 WIB

Komisi X DPR: Jumlah Kunjungan Turis ke Indonesia Jauh Tertinggal

Komisi X DPR: Jumlah Kunjungan Turis ke Indonesia Jauh Tertinggal

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:22 WIB

Terkini

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB