Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi: Kunjungan Turis di 2015 Naik Pesat

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 02 Februari 2016 | 16:47 WIB
Jokowi: Kunjungan Turis di 2015 Naik Pesat
Presiden Joko Widodo berkujung ke Timor Leste, Selasa (26/1). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan kunjungan turis mancanegara sepanjang tahun 2015 naik signifikan. Jumlahnya mencapai 10,4 juta wisatawan mancanegara.

‎"Beberapa sudah kita lihat di lapangan dan juga mendapat informasi bahwa kunjungan turis mancanegara ke Indonesia mencapai 10,4 juta, naik sangat signifikan. Estimasi perolehan devisa di sektor ini Rp144 triliun," kata Jokowi mengawali pembukaan Ratas di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Menurut dia, ‎pariwisata di Indonesia pada Tahun 2015 tumbuh ‎diatas tas rata-rata dibandingkan negara lain. Negara lain cuma 4,4 persen Artinya pariwisata di Indonesia tumbuh sekitar 6 persen tahun lalu.

"Pada Tahun 2016 ini saya minta pertumbuhan sektor pariwisata bisa dipercepat, dan juga untuk mendukung pendapatan nasional," terang Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan,‎ dengan pengembangan pariwisata di Tanah Air juga akan berkembang industri kreatif. Selain itu pengembangan 10 destinasi pariwisata baru nanti seperti Mandalika, Labuan Bajo, Semeru, Danau Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai dan Tanjung Layang akan membuka lapangan kerja baru.

"Dibutuhkan sebuah kecepatan terobosan, baik regulasi maupun pekerjaan di lapangan sehingga hasilnya bisa dinikmati.‎ Dan hari ini khusus untuk pengembangan Danau Toba, ‎saya minta segera diperkuat konektivitas, aksesibilitas, baik yang berkaitan dengan pelabuhan, bandara dan jalan," kata dia.

"Bahwa dua Minggu yang lalu, sudah ada kunjungan ke Danau Toba oleh pak Menko Maritim, Menteri PU dan Menteri Pariwisata, diharapkan nanti ditindak lanjuti di lapangan. Saya juga menekankan agar segera disiapkan marketingnya, layanan-layanan yang berstandar internasional, atraksi seni budaya dengan koreograsfi yang baik dan mempunyai kelas," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Devisa Wisata 20 Miliar Dolar AS Diyakini akan Tercapai

Target Devisa Wisata 20 Miliar Dolar AS Diyakini akan Tercapai

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 08:15 WIB

Komisi X DPR: Jumlah Kunjungan Turis ke Indonesia Jauh Tertinggal

Komisi X DPR: Jumlah Kunjungan Turis ke Indonesia Jauh Tertinggal

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:22 WIB

Asita Akui Promosi Pariwisata Pemerintah Saat Ini Lebih Gencar

Asita Akui Promosi Pariwisata Pemerintah Saat Ini Lebih Gencar

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 09:16 WIB

Asita: Dampak Terorisme Pada Industri Pariwisata Kecil

Asita: Dampak Terorisme Pada Industri Pariwisata Kecil

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2016 | 08:40 WIB

Tahun Ini Kementerian Pariwisata Bangun Pusat Selam di Raja Ampat

Tahun Ini Kementerian Pariwisata Bangun Pusat Selam di Raja Ampat

Bisnis | Jum'at, 01 Januari 2016 | 21:32 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×