Kesaksian Warga Melihat Pipi Tembem Jamaludin Sebelum Dibunuh

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2016 | 17:45 WIB
Kesaksian Warga Melihat Pipi Tembem Jamaludin Sebelum Dibunuh
Januar Arifin alias Begeng tinggal bersama ibunya, Murtini, di rumah yang terletak di Jalan Al Baidho, RT 14, RW 9, nomor 12, Lubang Buaya, Jakarta Timur. [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Tetangga terperanjat begitu tahu Januar Arifin alias Begeng (35) ditetapkan menjadi tersangka kasus penculikan dan pembunuhan terhadap bocah kelas satu Sekolah Dasar Negeri Beji 3, Depok, Jawa Barat, bernama Jamaludin (7).

Pagi tadi, jenazah Jamaludin ditemukan di rumah Januar dalam kondisi mengenaskan. Jamaludin dalam posisi duduk dan masih mengenakan seragam Pramuka.

Setelah kasus terungkap, tetangga Januar, Mei Astuti, mengaku melihat korban saat diajak Januar masuk ke dalam rumah pada Sabtu (6/2/2016) sekitar jam 11.00 WIB.

Mei mengatakan Jamaludin memiliki kulit putih dan pipihnya tembeb. Dia dibawa pakai sepeda motor.

"Siang-siang gitulah jam 11-an. Saya lihat dia pakai seragam Pramuka lengkap. Terus anak itu bilang, Oh ini rumahnya om. Langsung dibentak sama Januar," kata Mei.

Mendengar komentar Jamaludin, kata Mei, Januar membentak.

"Diem lo," kata Januar ditirukan Mei.

Sekitar jam 16.00 WIB, Januar terlihat membawa bocah itu keluar dari rumah. Korban sempat duduk di bawah pohon yang letaknya tak jauh dari rumah Januar. Mei tak tahu lagi apa yang terjadi setelah itu.

"Mungkin mau diajak jalan-jalan kali saya juga nggak tahu. Saya juga kurang memperhatikan banget kok," katanya.

Pagi tadi, Mei kaget bukan main. Ternyata, bocah tembem yang dilihatnya Sabtu kemarin menjadi korban pembunuhan.

Jamaludin diculik Begeng dari Jalan H. Asmawi, Beji, pada Sabtu (6/2/2016) siang saat baru pulang dari sekolah.

Korban didekati Begeng sambil mengatakan akan mengantarkannya pulang ke rumah korban di Jalan H. Asmawi, nomor 64, RT 8, RW 15, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji.

Polisi mengenakan dua pasal kepada Begeng yaitu pasal tentang pembunuhan berencana dan pasal tentang penculikan anak. Dia terancam hukuman mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Warga Penasaran Kerjaan Ibu TSK

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Warga Penasaran Kerjaan Ibu TSK

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 17:23 WIB

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Pelakunya Termasuk Orang Kaya

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Pelakunya Termasuk Orang Kaya

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 16:50 WIB

Saat Digrebek, Tetangga Begeng Masih Dengar Jeritan Anak Kecil

Saat Digrebek, Tetangga Begeng Masih Dengar Jeritan Anak Kecil

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 16:27 WIB

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Pelaku Terlihat Gandeng Anak

Pembunuhan Bocah di Lubang Buaya, Pelaku Terlihat Gandeng Anak

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 16:24 WIB

Terkini

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB