Ketegangan Minggu Pagi di Kalijodo, Aparat Bersenjata Mengepung

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 15 Februari 2016 | 17:06 WIB
Ketegangan Minggu Pagi di Kalijodo, Aparat Bersenjata Mengepung
Warga Kalijodo di Komnas HAM [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Minggu (14/2/2016) pagi, Lusiana (32) dikejutkan oleh kedatangan petugas Satuan Polisi Pamong Praja, anggota Polri, dan TNI. Aparat datang ke Kalijodo dengan senjata lengkap.

Lusiana melihat aparat keamanan berdiri di semua tempat pada pagi hari itu.

Belakangan, Lusiana baru tahu. Kedatangan aparat untuk mengawal petugas yang menempelkan poster berisi sosialisasi tentang rencana pemerintah menertibkan kawasan Kalijodo.

‎"Sosialisasi (rencana penggusuran) dari kelurahan, RT, RW tidak ada, kami tahunya dari media massa. Terus tiba-tiba polisi dan tentara bersenjata datang menempelkan pengumuman penggusuran," kata Lusi kepada Suara.com di Komnas HAM, Jakarta, Senin (15/2/2016) siang.

Pagi itu, kata Lusiana, ada sekitar 250 petugas di kampungnya. Lusiana mengatakan suasana ketika itu benar-benar menegangkan.

‎"Kami syok, kami kan punya anak-anak kecil. Anak-anak kami jadi takut, kok tiba-tiba datang polisi dan tentara banyak membawa senjata lengkap," ujar dia.

Warga Kalijodo lainnya, Sarim (46), menambahkan sejak kedatangan aparat keamanan dan penempelan poster, warga Kalijodo menjadi resah.

‎‎"Kami jadi tidak tenang, gelisah. Setiap hari mikir bagaimana nasib keluarga saya nanti kalau digusur, mau tinggal di mana setelah ini.‎ Saya mau kerja apa untuk menghidupi keluarga," kata Sarim.

Sarim mengaku‎ warga asli Kalijodo. Ia lahir dan besar di daerah yang belakangan dikenal sebagai tempat prostitusi. Sehari-hari Sarim menghidupi keluarga lewat dagang di Kalijodo.

‎"Saya tiap hari dagang, kalau digusur saya jualan dimana lagi," kata dia.

Menurut data Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi ada 200 kepala keluarga yang tinggal di Kalijodo.

Rustam juga memiliki data pekerja seks komersial yang bekerja di tempat prostitusi Kalijodo.

"Ini kan identifikasi, ada yang aktivitas di situ dan juga pendatang yang PSK-nya, mohon maaf juga banyak. Sekitar 195-an," kata Rustam usai menghadiri rapat koordinasi penertiban Kalijodo di Mapolda Metro Jaya.

Rencananya, pemerintah akan membongkar Kalijodo dan menjadikan daerah ini sebagai ruang terbuka hijau.

Pemerintah sudah menyiapkan solusi bagi penghuni Kalijodo yang memiliki KTP. Mereka akan direlokasi ke rumah susun. Sedangkan PSK akan diberi pelatihan kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Preman dan Judi Sudah Hilang dari Kalijodo, Esek-esek Masih Ada

Preman dan Judi Sudah Hilang dari Kalijodo, Esek-esek Masih Ada

News | Senin, 15 Februari 2016 | 16:32 WIB

Ahmad Dhani Dukung Penertiban Kalijodo dengan Syarat

Ahmad Dhani Dukung Penertiban Kalijodo dengan Syarat

News | Senin, 15 Februari 2016 | 16:29 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×