Ahmadiyah Bangka Diusir, JK: Selama Tidak Salah, Harus Dilindungi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 16 Februari 2016 | 17:41 WIB
Ahmadiyah Bangka Diusir, JK: Selama Tidak Salah, Harus Dilindungi
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan mantan mentri ESDM Jero Wacik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara terkait pengusiran warga yang menganut kepercayaan Ahmadiyah di Bangka oleh Pemerintah Daerah setempat. Kalla menyatakan bahwa warga Ahmadiyah yang mengalami tindakan diskriminasi harus dilindungi oleh negara.

"Selama orang tidak membuat kesalahan tentu harus dilindungi," kata Kalla di kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).

‎Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan membantah ada pengusiran terhadap warga Ahmadiyah di Bangka oleh Pemerintah daerah setempat. Menurutnya, warga yang diusir itu adalah para Da'i Ahmadiyah yang dari luar datang ke Bangka, sedangkan warga Ahmadiyah setempat tetap tinggal di sana.

"Tidak betul itu (pengusiran warga Ahmadiyah), yang betul Da'i Ahmadiyah yang datang ke sana itu yang disuruh meninggalkan Kota itu (Bangka). Kalau warga Ahmadiyah sendiri yang tinggal di sana tidak," kata Luhut selasa siang.

Luhut memberi jaminan warga yang memiliki aliran kepercayaan Ahmadiyah di Bangka tidak akan diusir dan aman tinggal di sana. Dia menegaskan, Pemerintah menjamin keamanan warga Ahmadiyah disana.

"Saya menjamin, setiap warga negara berhak untuk dilindungi. Kecuali orang yang datang dari luar dan membuat keonaran di sana baru diminta ke Komandan Kodim untuk keluarkan dari situ. Saya kan Menko Polhukam, saya menjamin itu (keamanan warga Ahmadiyah Bangka)," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, sebagian warga Ahmadiyah di Kecamatan Srimenanti, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung sudah keluar kampung, Jumat (5/2/2016) siang. Mereka dipaksa meninggalkan rumahnya karena dituding sesat.

Diki, salah satu Jemaat Ahmadiyah menjadi saksi mata pengusiran paksa itu. Sekitar delapan orang ibu-ibu dan anak-anak Ahmadiyah dibawa ke luar kampung dengan menggunakan mobil. Mobil itu disewa oleh jemaat Ahmadiyah di sana.

Anak-anak dan ibu-ibu itu digiring ke mobil tersebut. Kata Diki, mobil itu dikemudikan oleh tim pembela hukum Ahmadiyah Bangka. Dalam proses itu, Dandim Bangka Letkol Utten Simbolon memimpin proses pemindahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam: Ahmadiyah Bangka Tidak Diusir dan Aman

Menkopolhukam: Ahmadiyah Bangka Tidak Diusir dan Aman

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 13:48 WIB

Wapres JK: Produksi Kopi Indonesia Kalah dari Vietnam

Wapres JK: Produksi Kopi Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 16:37 WIB

Pemerintah Janji Permudah Birokasi Investasi Energi Terbarukan

Pemerintah Janji Permudah Birokasi Investasi Energi Terbarukan

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 14:24 WIB

JK Minta Kemenkeu "Update" Teknologi Agar Warga Jujur Bayar Pajak

JK Minta Kemenkeu "Update" Teknologi Agar Warga Jujur Bayar Pajak

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 18:13 WIB

Warga Ahmadiyah Bangka Tak Bebas, Bahkan untuk Ganti Baju

Warga Ahmadiyah Bangka Tak Bebas, Bahkan untuk Ganti Baju

News | Senin, 08 Februari 2016 | 13:43 WIB

Warga Ahmadiyah Bangka Masih Mengungsi, Anak Tak Bisa Sekolah

Warga Ahmadiyah Bangka Masih Mengungsi, Anak Tak Bisa Sekolah

News | Senin, 08 Februari 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×