DPD Minta Ahok Bongkar Kalijodo Meniru Cara Tangani Dolly

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 16 Februari 2016 | 22:49 WIB
DPD Minta Ahok Bongkar Kalijodo Meniru Cara Tangani Dolly
Daerah Kalijodo, Jakarta, pada Selasa (16/2/2016) [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman mengingatkan pembongkaran kawasan Kalijodo yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Soalnya, kebijakan tersebut bersinggungan dengan kehidupan masyarakat yang selama ini tinggal dan mencari nafkah di sana, misalnya pekerja seks komersil.

"Relokasi Kalijodo, kami sepakat, pendekatan harus humanis, seperti di Dolly (tempat prositusi di Kota Surabaya)," ujar Irman di gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Irman mengatakan pemerintah harus menyiapkan langkah lanjutan untuk menangani warga yang selama ini mencari penghidupan di sana setelah pembongkaran.

"Kita harus pikirkan masyarakat pascarelokasi, berikan keterampilan. Hidup mereka harus lebih baik," katanya.

DPD, kata Irman, akan memantau proses relokasi kawasan lokalisasi Kalijodo. Kalijodo akan dibongkar dan lahannya dijadikan tuang terbuka hijau.

"Selanjutnya kan akan dijadikan RTH, jadi pendekatan harus humanis. DPD melalui anggota DPD dari DKI ikut awasi selama relokasi," katanya.

Sebelumnya, Ahok mengatakan pemerintah akan mengembalikan fungsi lahan kawasan Kalijodo yang terletak di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara menjadi daerah terbuka hijau. Sekarang, ini sebagian kawasan tersebut dipakai untuk kegiatan prostitusi.

Kepada penghuni yang memiliki KTP Jakarta nanti setelah pembongkaran akan diberi bantuan pelatihan usaha dan rumah susun sewa sederhana. Sementara mereka yang tidak punya KTP Jakarta akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing dengan bantuan pemerintah.

Nama Kalijodo kembali jadi perbincangan usai kasus empat orang meninggal di Jalan Daan Mogot, kilometer 15, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (8/2/2016) dini hari, setelah ditabrak mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan Riki Agung Prasetio (24). Belakangan, Riki ketahuan baru pulang dari kafe dan karaoke di Kalijodo.

Kalijodo merupakan tempat prostitusi legendaris, usianya lebih dari setengah abad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lulung Ungkap Kenapa Dicari Daeng Aziz dari Kalijodo

Lulung Ungkap Kenapa Dicari Daeng Aziz dari Kalijodo

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 21:13 WIB

Ahok: Surga Bukan di Telapak Kaki Ibu, Tapi di Lantai 7 Alexis

Ahok: Surga Bukan di Telapak Kaki Ibu, Tapi di Lantai 7 Alexis

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 20:38 WIB

JK Minta Ahok Dengarkan Warga Kalijodo

JK Minta Ahok Dengarkan Warga Kalijodo

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 17:48 WIB

Lulung: Kalijodo Pengalihan Isu Korupsi Sumber Waras

Lulung: Kalijodo Pengalihan Isu Korupsi Sumber Waras

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 17:31 WIB

Ini Langkah Polisi Jika Warga Kalijodo Menolak Digusur

Ini Langkah Polisi Jika Warga Kalijodo Menolak Digusur

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 17:05 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB