Enam Terduga Teroris Malang Dibawa ke Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 21 Februari 2016 | 19:38 WIB
Enam Terduga Teroris Malang Dibawa ke Jakarta
Ilustrasi pasukan penyergapan teroris. (Antara)

Suara.com - Sebanyak enam orang terduga teroris yang ditangkap dan diamankan di Mako Brimob Detasemen B Pelopor Polda Jatim di Ampeldento, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diboyong dan dipindahkan ke Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta, Minggu (21/2/2016).

Pemindahan keenam terduga teroris yang ditangkap di kawasan Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, itu dikawal ketat Densus 88. Bahkan, di depan gerbang masuk markas Brimob Ampeldento dijaga ketat oleh petugas bersenjata lengkap.

Terduga teroris yang dibawa ke Markas Brimob di Jakarta tersebut adalah Abu Gar alias Badrodin, Ridho, Romli, Rudi alias Cimot, dan Handoko. Namun Dalam keberangkatan tersebut, ada penambahan satu lagi terduga teroris dengan nama Aidin Suryana alias Aji alias Abu Zilan.

Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho membenarkan bahwa tim Densus 88 kembali berhasil mengamankan satu terduga teroris, sehingga jumlah terduga teroris yang diberangkatkan ke Jakarta sebanyak enam orang.

Terduga teroris yang ditangkap setelah kelima rekannya itu, Aidin Suryana berperan sebagai penggalang dana dengan cara mencuri kendaraan bermotor yang kemudian dijual.

"Seluruh terduga teroris ini diberangkatkan ke Jakarta menggunakan jalur darat dan diperkirakan tiba di Jakarta, Senin (22/2/2016) pagi. Mereka dikawal oleh 30 personel keamanan. Setibanya di Jakarta, langsung diserahkan ke Markas Komando Brimob, Jakarta," katanya.

Ia mengemukakan banyak pertimbangan sehingga dibawa melalui jalur darat, sebab jika menggunakan jalur udara banyak maskapai yang keberatan membawa terduga teroris seperti ini. Selain itu, seluruh barang bukti pun telah dikirim ke Mako Brimob," ucapnya.

Menurut Yudo, dari hasil penyelidikan terhadap terduga teroris, sementara ada beberapa kendaraan roda dua dan bahan peledak yang dijadikan barang bukti. Kemungkinan bahan peledak itu sudah dibawa ke Mako Brimob di Jakarta.

"Kami berharap sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir. Kami juga minta masyarakat melaporkan setiap ada tindakan atau gerakan yang mencurigakan. Biar nanti kami yang lidik," ujarnya.

Densus 88 menangkap kelompok orang yang diduga teroris tersebut di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (19/2) malam.

Pada Sabtu (20/2/2016) dini hari hingga sore, Densus 88 bersama aparat kepolisian menggeledah sejumlah rumah yang diduga dijadikan "sarang" mereka, di antaranya di Perum Griya Permata Alam dan Green Hills Residence di Desa Ngijo dan di kawasan Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Dari beberapa rumah yang digeledah tersebut, petugas menemukan sejumlah baang bukti, seperti sepeda motor, bahan peledak serta buku-buku tentang jihad dan radikalisme. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Teroris Gunakan Sianida

Waspada Teroris Gunakan Sianida

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 19:03 WIB

Empat Terduga Teroris Tewas Diserang Polisi di Mesir

Empat Terduga Teroris Tewas Diserang Polisi di Mesir

News | Senin, 08 Februari 2016 | 13:03 WIB

Jangan Anggap Semua Pesantren Radikal

Jangan Anggap Semua Pesantren Radikal

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 14:09 WIB

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

Dua Pelaku Bom Thamrin Dimakamkan di Jabar

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 22:36 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB