Pasien Banyak Mengeluh Setelah Diaborsi di Klinik Cikini

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Kamis, 25 Februari 2016 | 16:44 WIB
Pasien Banyak Mengeluh Setelah Diaborsi di Klinik Cikini
Tim Subdit III Sumdaling Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah dua bangunan rumah yang dicurigai sebagai tempat praktik aborsi ilegal di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (24/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sejumlah pasien mengeluhkan hasil aborsi di klinik aborsi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Keluhan itu diketahui dari pesan masuk ke telepon gengam dokter di klinik tersebut.

"Berdasarkan pengamatan terhadap SMS para pelaku, memang ada Komplain. Misalnya, pasien bilang 'kok masih ada fleknya'," kata Kasubdit Sumdaling Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Vivid di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/2/2016).

Polisi telah melakukan penggeledahan di dua klinik di Jalan Cimandiri dan Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat, kemarin. Sepuluh orang pun sudah diamankan dari lokasi, satu orang dokter umum, satu orang dokter gadungan, tiga asisten dokter dan beberapa calo.

Dari pengeledahan itu diketahui sejumlah peralatan yang digunakan untuk tindakan aborsi ini tidak higienis. Kemudian obat-obatannya juga kadaluarsa. Apalagi, dokter yang melakukan tindakan aborsi tidak memiliki kompetensi.

"Faktor-faktor ini yang membahayakan," katanya.

Namun, dia belum bisa memaparkan adakah korban tewas akibat tindakan di klinik aborsi ini. "Kami belum bisa pastikan adanya korban tewas, tapi tidak menutup kemungkinan itu ada," tambah Adi.

Dia menambahkan, dari penggeledahan kemarin diketahui janin bayi hasil aborsi di masukan ke sebuah lobang di toilet yang kemudian dialurkan ke lobang khusus mirip septic tank. Dari hasil penyedotan kemarin, bisa ditemukan adanya 10-15 tulang yang diduga merupakan tulang dari janin.

"Kita Temukan lobang khusus untuk membuang janin. Di masing-masing lobang kami Temukan tulang kecil yang dugaan kam itu tulang dari janin. Tapi untuk lebih jelasnya kita perlu serahkan ke kedokteran forensik," kataya.

Adi Vivid juga mengatakan perempuan yang melakukan aborsi bisa dipidana empat tahun penjara.

"Sebagai pasien, bisa dijerat sebagai orang yang melakukan pengguran kandungan. Pasal 346 KUHP. Seorang wanita yang meakukan pengguguran bisa dijerat ancaman pidana maksimal empat tahun," kata Adi.

Hal ini sekaligus menindaklanjuti terbongkarnya praktek aborsi ilegal usai pengeledahan di dua lokasi di Jalan Cimandiri dan Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat, Kemarin.

‎Dia menerangkan, tindakan medis aborsi di dua klinik itu dikategorikan ilegal karena tidak memenuhi syarat aborsi. Syarat aborsi ada dua.

Di antaranya alasan medis yang membahayakan ibu atau janin, dan alasan karena korban pemerkosaan yang ingin menggugurkan kandungannya. Untuk alasan korban pemerkosaan, harus menyertakan laporan kepolisian.

Saat ini, Polisi belum bisa menyebut ada berapa pasien yang menjalani tindakan aborsi di dua klinik ini. Klinik ini sendiri diketahui sudah beroperasi selama empat tahun. Polisi masih menyelidiki pasien-pasien yang datang ke klinik tadi.

"Kami belum menghitung berapa jumlah pasien pastinya. Tapi kami perlu menghadirkan orang-orang yang terdaftar di buku tamu klinik. Tapi perlu digarisbawahi, sudah pasti nama-nama itu adalah nama palsu. Karena mereka tahu ini ilegal. Tapi kami harap kami bisa mengembangkan ke tersangka berikutnya," kata Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Intai 4 Klinik Terduga Tempat Aborsi

Polisi Intai 4 Klinik Terduga Tempat Aborsi

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 15:29 WIB

Kasus Aborsi Cikini, 10 Orang Ditangkap

Kasus Aborsi Cikini, 10 Orang Ditangkap

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 15:20 WIB

Ahok Minta Satpol PP Awasi Klinik yang Diduga Lakukan Aborsi

Ahok Minta Satpol PP Awasi Klinik yang Diduga Lakukan Aborsi

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 17:13 WIB

Polisi Geledah Klinik Aborsi Ilegal

Polisi Geledah Klinik Aborsi Ilegal

Foto | Rabu, 24 Februari 2016 | 13:54 WIB

Waspadai 6 Bahaya Aborsi

Waspadai 6 Bahaya Aborsi

Health | Senin, 04 Januari 2016 | 10:58 WIB

Masih Bisa Hamilkah Setelah Aborsi?

Masih Bisa Hamilkah Setelah Aborsi?

Health | Senin, 21 Desember 2015 | 19:16 WIB

PKBI Dorong Aborsi Aman untuk Selamatkan Perempuan

PKBI Dorong Aborsi Aman untuk Selamatkan Perempuan

Press Release | Minggu, 06 Desember 2015 | 04:01 WIB

Payudara Nyeri Pasca Keguguran, Apa Sebabnya?

Payudara Nyeri Pasca Keguguran, Apa Sebabnya?

Health | Rabu, 14 Oktober 2015 | 18:32 WIB

Paus Fransiskus Setuju Pendeta Bisa Maafkan Pelaku Aborsi

Paus Fransiskus Setuju Pendeta Bisa Maafkan Pelaku Aborsi

News | Selasa, 01 September 2015 | 20:11 WIB

Hamil Gara-gara Diperkosa, Bocah Ini Dilarang Aborsi

Hamil Gara-gara Diperkosa, Bocah Ini Dilarang Aborsi

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 07:45 WIB

Terkini

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Suhu Semarang Diprakirakan Tembus 36 Derajat, Warga Perlu Antisipasi Cuaca Siang Hari

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:47 WIB

4 Serum Retinal Ampuh untuk Samarkan Dark Spot dan Cegah Penuaan Dini

4 Serum Retinal Ampuh untuk Samarkan Dark Spot dan Cegah Penuaan Dini

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi

Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi

Malang | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni

Lampung | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

Kasus Pemerasan Pemalang, KPK Geledah Kantor Kabag Umum hingga Rumah ASN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:30 WIB

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

OJK Waspadai Risiko Kripto, AI, dan Pencucian Uang di Sektor Perbankan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Mengenal "Venus" Lewat Buku Anak yang Cerdas, Lucu, dan Menghibur

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Percepat Penyaluran Pembiayaan Koperasi, LPDB Siapkan Innovative Credit Scoring

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×