Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:58 WIB
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm
Pengendara melewati banjir yang menggenang di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (12/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Hujan deras pada Senin (12/1/2026) menyebabkan genangan di Jakarta; BPBD mencatat 11 RT terdampak hingga Selasa siang.
  • Genangan sisa hujan berada di Jakarta Barat dan Utara, ketinggian air umumnya di bawah 50 sentimeter, memaksa warga mengungsi.
  • Pemerintah mengerahkan personel gabungan untuk menyedot genangan air dan menyediakan kebutuhan dasar bagi lebih dari 1.300 jiwa pengungsi.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Senin (12/1/2026) menyisakan genangan di sejumlah titik hingga hari berikutnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 Rukun Tetangga (RT) masih terdampak banjir hingga Selasa (13/1/2026) siang.

Berdasarkan data terkini, seluruh titik genangan yang tersisa berada di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara dengan ketinggian air di bawah 50 sentimeter.

Di Jakarta Barat, sebanyak 5 RT di Kelurahan Tegal Alur masih terendam air setinggi 30 sentimeter akibat curah hujan yang tinggi.

Sementara itu, wilayah Jakarta Utara mencatatkan 6 RT yang masih tergenang, mencakup Kelurahan Kalibaru dan Kelurahan Warakas.

Ketinggian air di Kelurahan Warakas tercatat mencapai 35 sentimeter, sedangkan di Kelurahan Kalibaru berada pada level 30 sentimeter.

Kondisi tersebut membuat ratusan kepala keluarga memilih bertahan di tempat perlindungan sementara atau posko pengungsian.

BPBD melaporkan total pengungsi di Kelurahan Tegal Alur saja mencapai 516 jiwa yang tersebar di lima lokasi, termasuk RPTRA Alur Anggrek.

Jumlah penyintas yang cukup masif juga terlihat di Jakarta Utara, di mana terdapat 530 jiwa yang menghuni Rusun Embrio di Kelurahan Semper Barat.

Baca Juga: Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh

Secara keseluruhan, tercatat lebih dari 1.300 jiwa kini menempati fasilitas publik seperti gedung pelayanan masyarakat, masjid, hingga balai warga.

Guna menangani situasi ini, pemerintah daerah telah menyiagakan personel gabungan untuk memonitor kondisi dan mempercepat surutnya air.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis.

Langkah pemompaan air terus dioptimalkan oleh petugas di lapangan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu singkat.

Warga yang berada dalam kondisi darurat tak lupa diminta untuk segera menghubungi pusat bantuan melalui saluran resmi yang tersedia. 

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI