- Banjir di Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (12/1) menyebabkan tiga warga meninggal dunia karena tersengat aliran listrik.
- Pasangan suami istri HW (54) dan NJ (49) tewas di Semper Barat diduga akibat kabel kulkas terkelupas di air.
- Satu korban jiwa ketiga, MYS (40), juga ditemukan tewas tersengat listrik di lokasi terpisah di Kalibaru, Cilincing.
Suara.com - Musibah banjir yang merendam kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1) berubah menjadi tragedi memilukan. Tiga warga dilaporkan tewas dunia akibat tersengat aliran listrik di dua lokasi berbeda saat wilayah tersebut dikepung air.
Peristiwa paling menyedihkan terjadi di Kelurahan Semper Barat. Sepasang suami istri berinisial HW (54) dan NJ (49) ditemukan tak bernyawa di dalam rumah mereka yang tengah kebanjiran.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang baru saja pulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.
“Dua orang merupakan pasangan suami istri berinisial HW (54) dan NJ (49). Tersengat listrik di kediamannya, Blok R Gang II Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB,” kata AKP Bobi Subasri di Jakarta, Selasa (13/1/2025).
Detik-detik Penemuan Jasad Korban
Suasana rumah yang semula tenang mendadak pecah oleh jeritan histeris sang anak. Saat melangkah masuk ke ruang tengah yang tergenang air, ia mendapati kedua orang tuanya sudah dalam posisi tidak bergerak.
“Saksi melihat kedua korban mengambang di ruang tengah rumah dan langsung berteriak meminta pertolongan,” ungkap Bobi.
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berhamburan datang untuk memberikan bantuan. Jenazah pasutri tersebut kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RS Pelabuhan. Berdasarkan penyelidikan awal, petaka ini diduga dipicu oleh masalah teknis pada peralatan rumah tangga yang terendam air.
Kabel kulkas yang terkelupas diduga kuat menjadi sumber aliran listrik yang merambat ke genangan air di dalam rumah. Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini.
Baca Juga: Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar
“Dugaan sementara korban meninggal karena tersengat listrik,” tambah Bobi sembari menjelaskan bahwa Tim Reskrim Polsek Cilincing tidak menemukan luka tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban.
Jatuhnya Korban Ketiga di Kalibaru
Hanya berselang beberapa waktu, kabar duka kembali datang dari Jalan Kalibaru Barat, Gang Sadang, Cilincing. Seorang wanita berinisial MYS (40) juga ditemukan meninggal dunia dengan penyebab yang serupa.
Kejadian bermula saat kakak ipar korban mendapati MYS sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat tersetrum. Ia pun segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat. Namun sayangnya, nyawa korban tidak tertolong saat upaya pertolongan pertama diberikan.
“Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan, korban meninggal diduga karena tersetrum listrik,” tutup AKP Bobi Subasri.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi warga Jakarta, khususnya di wilayah rawan banjir, untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di dalam rumah saat debit air mulai meningkat. (Antara)