Ketua Partai di Pakistan Hadapi Penyelidikan "Percakapan Seksual"

Suwarjono

Minggu, 28 Februari 2016 | 06:43 WIB
Ketua Partai di Pakistan Hadapi Penyelidikan "Percakapan Seksual"
Ilustrasi demonstrasi perempuan di Pakistan (Shutterstock).

Suara.com - Ketua tersingkir partai politik terkemuka di kota terbesar di Pakistan menghadapi penyelidikan atas tuduhan percakapan seksual di tengah sekelompok staf laki-laki dan perempuan.

Polisi di Karachi, Pakistan, Sabtu (Minggu WIB), mengungkapkan bahwa Ketua Gerakan Oaumi Muttahida (MOM) Altaf Hussain merekam penjelasan persetubuhan ke kalangan pekerja di Karachi melalui telepon dari London, Inggris.

Seorang perempuan yang melihat tayangan dalam jaringan berisi dugaan pembicaraan seksual tersebut melapor kepada polisi yang belum mengajukan sangkaan terhadap Hussain.

"Kami meregistrasi kasus Altaf Hussain itu dan 20 rekan separtainya di bawah tuduhan mengucapkan kata-kata tidak senonoh di depan publik setelah seorang perempuan bernama Nasreen melaporkan tindakan mereka," kata pengawas senior Kepolisian Malir, Karachi, Rao Muhammad Anwar. 

Dalam laporannya kepada pihak berwajib, Nasreen menuliskan bahwa dia menjelajahi internet pada saat dia mendapati video klip Hussain menyapa sekelompok staf pria dan wanita.

"Dia memublikasikan penuturan perempuan tentang hubungan seksual antara pria dan wanita. Para pekerja di lingkungan patainya mengulang-ulang penuturan itu. Sepertinya saat itu dia sedang mabuk," ujarnya.

Anwar menyatakan para pemimpin MQM lainnya, termasuk beberapa anggota parlemen dan kandidat Wali Kota Karachi dari partai itu menghadapi penyelidikan atas beberapa tuntutan, seperti menyelenggarakan pertemuan dan mengulangi kata-kata Hussain.

Namun seorang juru bicara MOM menanggapi balik bahwa investigasi tersebut menyalahi undang-undang.

"Partai kami taat hukum yang memegang teguh perjuangan secara damai dan jenis kasus yang dihadapi jajaran pemimpin partai melawan hukum di negara ini. Kami akan menghadapinya di pengadilan," kata Aminul Haq yang juga tersangkut kasus itu.

Pihak partai tersebut menolak mengomentasi tuduhan-tuduhan itu.

Percakapan di muka umum tentang seksual merupakan hal tabu di Pakistan sebagai negara besar muslim konservatif.

MQM yang dikendalikan Hussain dari London merupakan partai politik terkemuka di Karachi, kota berpenduduk 20 juta jiwa itu.

Partai itu merepresentasikan komunitas entnis kaum migran dan menjadi partai terbesar keempat di majelis rendah parlemen dengan menempatkan 23 anggotanya.

Namuan partai itu telah lama dipersalahkan atas kekerasan etnis di Karachi dan berkali-kali melakukan bentrokan dengan aparat berwenang.

Pengadilan memutuskan larangan secara komplit atas penyiaran atau publikasi perkataan Hussain di media nasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Teroris Serang Universitas di Pakistan, Bantai Mahasiswa

Terduga Teroris Serang Universitas di Pakistan, Bantai Mahasiswa

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 14:31 WIB

Pakistan Telah Eksekusi Mati 332 Pelaku Kejahatan

Pakistan Telah Eksekusi Mati 332 Pelaku Kejahatan

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 00:11 WIB

Tak Hanya Pakistan, India Juga Dilanda Gempa

Tak Hanya Pakistan, India Juga Dilanda Gempa

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 08:22 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×