KPK: Anggota DPR Golkar Terima 305 Dolar Singapura dari Pengusaha

Liberty Jemadu

Rabu, 02 Maret 2016 | 02:09 WIB
KPK: Anggota DPR Golkar Terima 305 Dolar Singapura dari Pengusaha
Kantor KPK dengan spanduk raksasa [Suara.com/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar, Budi Supriyanto, menerima 305 dolar Singapura yang diduga sebagai hadiah dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Uang itu sempat dilaporkan kepada Direktorat Gratifikasi KPK pada tanggal 1 Februari 2016 melalui penasihat hukumnya, kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono di Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Setelah melalui analisis dan koordinasi, KPK memutuskan untuk menolak laporan uang itu karena terkait dengan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi oleh KPK, demikian jelas Giri. Uang tersebut pun sudah disita oleh KPK pada 10 Februari 2016.

Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati pengembalian tersebut tidak menggugurkan tindak pidana.

"Meski mengembalikan maka akan tetap diproses," kata Yuyuk seperti dikutip Antara.

KPK sudah mencegah Budi keluar negeri sejak Januari 2016. Selain Budi, KPK juga telah mencegah Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng, yang berbasis di Ambon, Maluku.

KPK dalam perkara ini baru menetapkan Damayanti, Julia Prasetyarini(UWI), dan Dessy A Edwin (DES) sebagai tersangka dalam dugaan penerimaan suap masing-masing sebesar 33.000 dolar Singapura sehingga totalnya mencapai 99.000 dolar Singapura dari pengusaha Abdul Khoir yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku sudah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus ini tapi belum menyampaikan nama tersangka baru tersebut.

"Ya tidak bisa dibuka semua, dua-duanya (anggota DPR dan swasta). Kita sudah tanda tangan sprindik (surat perintah penyidikan) dan ada pengembangan lagi," kata Agus pada Senin (29/2/2016).

Sejumlah anggota DPR Komisi V juga sudah diperiksa, seperti tiga anggota Komisi V dari Fraksi PKB yaitu Alamudin Dimyati Rois, Fathan, dan Mohammad Toha.

Sebelumnya pada Selasa (9/2/2016), anggota Komisi V DPR dari Fraksi Hanura, Fauzih Amro mengakui ada 22 orang anggota Komisi V yang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Seram pada 6-9 Agustus 2015.

Dalam kunjungan itu mereka mendengarkan mengenai kebutuhan untuk pembangunan jalan di daerah Pulau Seram dan sekitarnya yang masuk dalam wilayah kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) IX Kementerian PUPR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Respon Ketua DPR Soal Kasus Damayanti di Komisi V

Ini Respon Ketua DPR Soal Kasus Damayanti di Komisi V

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 16:29 WIB

Kasus Damayanti, KPK Periksa Tiga Politisi PKB

Kasus Damayanti, KPK Periksa Tiga Politisi PKB

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 12:04 WIB

KPK Periksa Politisi PKB Terkait Kasus Korupsi Damayanti

KPK Periksa Politisi PKB Terkait Kasus Korupsi Damayanti

News | Selasa, 23 Februari 2016 | 11:17 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

×