Jokowi Minta Kuota Haji Arab Saudi Ditambah, Langsung Oke

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 07 Maret 2016 | 19:42 WIB
Jokowi Minta Kuota Haji Arab Saudi Ditambah, Langsung Oke
Presiden Joko Widodo [Suara.com/Oke Atmaja]
Presiden Joko Widodo berharap Arab Saudi segera menambah kuota untuk calon haji Indonesia. Hal itu disampaikan Kepala Negara ketika menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Adel Bin Ahmed Al Jubeir, di tengah-tengah Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam kelima di JCC, Senayan, Senin (7/3/2016).

Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi mengatakan akan menindaklanjuti keinginan Presiden Jokowi.

Selanjutnya, dalam waktu dekat, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diutus Presiden ke Arab Saudi untuk mengurus.

Dalam pertemuan tersebut mereka juga membahas masalah lain. Presiden mengatakan selalu memantau perkembangan hubungan bilateral kedua negara yang mencakup rencana dukungan Arab Saudi terhadap berbagai proyek infrastruktur di Indonesia.

"Saya terus memantau dukungan Arab Saudi dalam berbagai proyek di Indonesia," kata Jokowi.

Proyek-proyek infrastruktur yang dimaksud, antara lain, pembangunan kota baru di Kepulauan Mentawai, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Tanjung Lesung, akses tol serta Bandara Lebak, Banten, pengembangan KEK Mandalika, NTB, dan pembangunan 25 ribu unit perumahan sederhana. Kemudian Kilang Grass Root Refinery di Tuban dan Bontang dengan kapasitas 300 ribu barel per hari.

“Saya harap realisasi konkrit dari berbagai kesepakatan tersebut. Saya akan tugaskan Menteri ESDM untuk berkunjung ke Arab Saudi dan finalisasikan proyek-proyek tersebut," ujar dia.

Selain proyek-proyek infrastruktur, juga rencana rencana pembelian kendaraan ANOA dan AMX, serta senapan serbu. Kemudian penandatanganan MoU antara Aramco dan Pertamina dengan nilai investasi 5,5 miliar dolar AS.

Arab Saudi menyampaikan ketertarikan mereka ke sektor pariwisata Indonesia, terutama Sumatera Barat dan Mandalika.

Di kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan harapan terciptanya perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

"Sebagai sahabat dekat, Indonesia ingin mengajak Arab Saudi untuk terus menyebar-luaskan Islam yang Rahmatan lil Alamin dan pesan-pesan perdamian. Indonesia senantiasa siap berkontribusi bagi terciptanya situasi yang kondusif di Timur Tengah,” kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Stop Jajah Palestina, Stop Produk Israel di Dunia

Jokowi: Stop Jajah Palestina, Stop Produk Israel di Dunia

News | Senin, 07 Maret 2016 | 19:03 WIB

"Closing Statement" KTT OKI

"Closing Statement" KTT OKI

Foto | Senin, 07 Maret 2016 | 18:52 WIB

Pidato Jokowi Menggetarkan Penutupan KTT Luar Biasa OKI 2016

Pidato Jokowi Menggetarkan Penutupan KTT Luar Biasa OKI 2016

News | Senin, 07 Maret 2016 | 16:59 WIB

Jokowi Siap Bantu Pemulihan Hubungan Iran-Arab Saudi

Jokowi Siap Bantu Pemulihan Hubungan Iran-Arab Saudi

News | Senin, 07 Maret 2016 | 16:16 WIB

Indonesia dan Oman Kedepankan Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan

Indonesia dan Oman Kedepankan Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan

Bisnis | Senin, 07 Maret 2016 | 16:11 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB