DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

Bella | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB
DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. [Suara.com/Tsabita]
  • Pemerintah resmi membatalkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional atas usulan pimpinan buruh demi efisiensi anggaran negara pada 4 Mei 2026.
  • Pemerintah membentuk Satgas PHK melalui Keppres yang melibatkan berbagai pihak untuk menangani persoalan ketenagakerjaan secara efisien dan taktis.
  • Satgas PHK berfokus pada mitigasi dan solusi pasca-PHK serta menambah saluran pengaduan resmi bagi buruh bersama Kemenaker dan Polri.

Suara.com - Rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) resmi dibatalkan. Sebagai gantinya, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK guna menangani persoalan ketenagakerjaan dengan birokrasi yang lebih ramping dan efisien.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani, mengungkapkan bahwa pembatalan DKBN merupakan usulan dari para pimpinan buruh sendiri kepada Presiden. Hal ini didasari pertimbangan efisiensi anggaran negara.

"DKBN resmi tidak didirikan, tidak dibentuk karena permintaan kami para pimpinan buruh. Karena apa? Akan memboroskan anggaran negara," ujar Andi Gani kepada para wartawan, Senin (4/5/2026).

Sebagai solusi yang lebih taktis, Andi Gani mengusulkan pembentukan Satgas PHK yang diperkuat melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Struktur ini dirancang agar memiliki kekuatan hukum dalam melakukan penindakan serta koordinasi lintas sektoral.

Mengenai susunan organisasi, Andi Gani mengungkapkan bahwa Satgas PHK akan melibatkan unsur pimpinan buruh, akademisi, hingga pejabat dari delapan kementerian terkait.

"Saya tegaskan susunannya. Saya (Andi Gani) sebagai penasihat, lalu ketuanya adalah menteri senior di kabinet, yang nanti biar Presiden akan mengumumkan dalam satu dua hari ini nama-namanya. Menteri senior (ketuanya), sekretarisnya dari Kemenaker," jelasnya.

Selain menteri senior dan sekretaris dari Kemenaker, struktur satgas juga akan diisi oleh Ketua Harian, Komite Eksekutif yang berasal dari pimpinan buruh, serta kelompok kerja (pokja) spesifik.

"Di bawah komite eksekutif ada pokja-pokja, kelompok kerja untuk dapat menelusuri secara spesifik mitigasinya, ada Pokja Kesejahteraan, lalu ada pokja yang lainnya," tambahnya.

Andi Gani menekankan bahwa Satgas PHK ini mengedepankan fungsi mitigasi dan solusi pasca-PHK, bukan sekadar urusan administratif.

Ia meminta agar satgas segera beroperasi setelah Keppres ditandatangani agar buruh memiliki saluran pengaduan yang lebih cepat.

"Kenapa ada mitigasi kesejahteraan pekerja itu yang saya minta kepada Presiden. Jangan Satgas PHK hanya ngurus Satgas PHK-nya tapi bagaimana mencegahnya. Setelah terjadi PHK apa yang kita lakukan Menyalurkankah atau memberikan keterampilankah itu lengkap," tegasnya.

Dengan hadirnya Satgas PHK, kini terdapat tiga saluran resmi bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan mereka, yakni melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Desk Ketenagakerjaan Polri, dan Satgas PHK.

"Jadi ada tiga saluran buruh sekarang. Ada Kemenaker, ada Desk Ketenagakerjaan Polri, ada Satgas PHK. Buruh boleh memilih, buruh boleh memilih itu hak demokrasi. Ketiga itu nantinya akan berkolaborasi, pasti berkolaborasi," tutupnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:36 WIB

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 15:40 WIB

Joget Kicau Mania di Hari Buruh: Apa yang Sebenarnya Dirayakan?

Joget Kicau Mania di Hari Buruh: Apa yang Sebenarnya Dirayakan?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 10:58 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:35 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB