Warga Bekasi Rugi Jakarta Larang APTB

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 Maret 2016 | 01:04 WIB
Warga Bekasi Rugi Jakarta Larang APTB
Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta Provinsi DKI Jakarta membatalkan kebijakan pengurangan operasional Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) memasuki kawasan Jakarta.

"Sebab warga Bekasi dan sekitarnya yang selama ini sudah bergantung pada layanan transportasi tersebut akan sangat dirugikan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana di Bekasi, Selasa (8/3/2016).

APTB saat ini terancam tak bisa lagi melalui jalur Transjakarta akibat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang bus berwarna biru ini memasuki sejumlah kawasan di Jakarta.

APTB kali pertama beroperasi sejak 2012 untuk melayani pengangkutan penumpang dari wilayah perbatasan Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.

"Transportasi ini pun diproyeksikan agar dapat mengurangi kendaraan bermotor yang masuk ke Jakarta. APTB membantu masyarakat dari kawasan kota mitra yang bekerja atau berpergian menuju kawasan Jakarta dan sekitarnya," katanya.

Dikatakan Yayan, saat ini trayek baru APTB dari Bekasi hanya dibatasi hingga merambah kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Sementara tiga trayek lainnya yaitu Terminal Induk Bekasi - Tanah Abang, Terminal Induk Bekasi - Dukuh Atas, dan Terminal Induk Bekasi - Bundaran Hotel Indonesia resmi dihentikan mulai Senin (7/3/2016) lalu.

"Banyak masyarakat Bekasi yang bekerja di Jakarta dan mengandalkan APTB sebagai transportasi menuju lokasi kerja," katanya.

Yayan mencatat ada sedikitnya enam ribu warga Kota Bekasi yang setiap bulannya bepergian menggunakan APTB ke Jakarta. Pihaknya berencana akan memanggil operator APTB dan Organda untuk mencari solusi terkait kebijakan tersebut.

"Jangan sampai program pengurangan kendaraan di Jakarta yang saat ini berjalan menjadi sia-sia dan masyarakat kembali lagi berkendara pribadi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap 'Ngeyel,' Ahok Larang APTB Beroperasi di Jakarta

Dianggap 'Ngeyel,' Ahok Larang APTB Beroperasi di Jakarta

News | Senin, 07 Maret 2016 | 15:33 WIB

Pemprov DKI Janji Derek APTB yang Masih Beroperasi di Jalan Raya

Pemprov DKI Janji Derek APTB yang Masih Beroperasi di Jalan Raya

News | Senin, 07 Maret 2016 | 15:15 WIB

APTB Dipastikan Bangkrut Bila Tak Gabung dengan Transjakarta

APTB Dipastikan Bangkrut Bila Tak Gabung dengan Transjakarta

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 11:30 WIB

APTB Dipastikan Tak Boleh Masuk Jakarta

APTB Dipastikan Tak Boleh Masuk Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 10:00 WIB

Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 12:12 WIB

Ahok Siap Gelontorkan Rp2 T untuk Subsidi Penumpang Bus

Ahok Siap Gelontorkan Rp2 T untuk Subsidi Penumpang Bus

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 11:18 WIB

APTB Tak Layani Tiap Halte, Ahok Minta Penumpang Sabar Dulu

APTB Tak Layani Tiap Halte, Ahok Minta Penumpang Sabar Dulu

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 10:33 WIB

APTB Dilarang Masuk Jalur Transjakarta

APTB Dilarang Masuk Jalur Transjakarta

Foto | Selasa, 05 Mei 2015 | 17:59 WIB

Pengelolaan Bus APTB Dialihkan

Pengelolaan Bus APTB Dialihkan

Foto | Sabtu, 17 Januari 2015 | 12:11 WIB

Ahok Nilai Keberadaan Bus APTB Membuat Kemacetan

Ahok Nilai Keberadaan Bus APTB Membuat Kemacetan

News | Rabu, 14 Januari 2015 | 15:11 WIB

Terkini

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

News | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

News | Senin, 21 September 2026 | 17:54 WIB

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:50 WIB

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

News | Senin, 21 September 2026 | 17:49 WIB

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 17:48 WIB

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:45 WIB

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 17:42 WIB

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

News | Senin, 21 September 2026 | 17:36 WIB

Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik

Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik

News | Senin, 21 September 2026 | 17:30 WIB

×