Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 07 Mei 2015 | 12:12 WIB
Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta
Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan apabila operator Angkutan Perbatasan Terintegrasi tidak mau bergabung dengan Transjakarta, mereka akan rugi banyak. Sebab, APTB rencananya akan dilarang pemerintah masuk Jakarta atau hanya boleh melayani sampai perbatasan daerah.

"Kalau saya nambah busnya (Transjakarta) lebih banyak, nanti kamu (Organda dan operator APBT) mati sendiri, loh," kata Ahok sapaan akrab Gubernur Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Rencana pemerintah melarang APTB masuk busway merupakan buntut atas gagalnya kesepakatan operator bus tersebut bergabung dengan Transjakarta. Operator minta agar dibayar Rp18 ribu per kilometer, sementara PT Transportasi Jakarta menawarkan Rp14 ribu - Rp15 ribu per kilometer. Sampai sekarang, pembicaraan soal tarif per kilometer masih berlangsung.

Ahok menambahkan kalau nanti pemerintah menambah jumlah armada Transjakarta, pemerintah akan tetap menghargai keberadaan pengelola angkutan umum.

"Kami mampu beli bus semua cuma kami kan menghargai pengusaha bus yang sudah puluhan tahun di Jakarta," katanya.

Itu sebabnya, Ahok berharap tawaran PT Transportasi Jakarta ditimbang-timbang lagi.

"Sebelum mati sendiri bayar sopir mahal kamu ikut kita deh. Kamu beli bus bagus nanti bayarnya sudah gua bayar rupiah per kilometer, kamu nggak usah mikirin ngetem, penumpang, depo dan servis kita aturin, lu tahunya untung saja deh. Itu yang kita tawarin," katanya.

Menurut Ahok, sikap percaya diri Organda selama ini didasarkan pada perhitungan mereka terhadap jumlah armada Transjakarta yang masih sedikit.

"Jadi menurut saya ini bagian dari nekan DKI. Ini yang kurang ajar saya bilang, kita mau di luar saja. Kenapa dia berani karena hitung kita bus TransJ kurang. Saya kalau kamu gertak, gertak saja 2-3 bulan. Paling dicaci maki warga DKI kurang bus, nggak apa-apa Ahok mah sudah biasa dicaci maki kok," kata mantan Bupati Belitung Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

APTB Tak Layani Tiap Halte, Ahok Minta Penumpang Sabar Dulu

APTB Tak Layani Tiap Halte, Ahok Minta Penumpang Sabar Dulu

News | Rabu, 06 Mei 2015 | 10:33 WIB

Warga Minta Transjakarta Tak Beroperasi Saat Car Free Day

Warga Minta Transjakarta Tak Beroperasi Saat Car Free Day

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 12:39 WIB

Terkini

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB