Dianggap 'Ngeyel,' Ahok Larang APTB Beroperasi di Jakarta

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 07 Maret 2016 | 15:33 WIB
Dianggap 'Ngeyel,' Ahok Larang APTB Beroperasi di Jakarta
Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak dapat menutupi kekesalan dengan pengelola armada Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway. Ahok menilai mereka melanggar kesepakatan dengan menaikkan tarif secara sepihak.

"APBT intinya kita kan sudah kasih dia kesempatan. Kami ingin menawarkan setiap warga yang naik APTB cukup Rp3.500 biar orang Tangerang, Bekasi, Depok hanya bayar Rp3.500. Harapannya kami juga biar dia bisa lepasin orang naik motor. Artinya apa? Sekarang kan mau naik APTB Rp8 ribu hingga Rp12 ribu. Kalau nanti masuk ke kami nggak bayar lagi," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (7/3/2016).

Ahok menilai armada APTB cenderung memperparah kemacetan lalu lintas di Ibu Kota. Soalnya, kata Ahok, pengemudi angkutan tersebut rata-rata tidak punya ketertiban, sembarangan menurunkan dan menaikkan penumpang di tengah jalan raya.

"Dia juga jemput penumpang di tengah jalan, nurunin penumpang di tengah jalan, masuk ke luar jalur Transjakarta seenaknya, sudah kita tegur, tolong kami ngerti kamu kan bayarnya sesuai uang penumpang, ikutin disiplin aja takut nggak dapat penumpang katanya, ya sudah ikut rupiah per kilometer, eh masih nggak mau. Itu kan ngeyel namanya," katanya.

Ahok mengatakan pengelola armada tersebut sebelumnya telah ditegur agar tidak beroperasi di jalanan Ibu Kota. Tapi, teguran tidak didengar.

"(Pelarangan ini) nggak ada yang mendadak saya sudah ngomong dari tahun lalu kok. APTB sih tetap bandel," kata mantan Bupati Belitung Timur.

Ahok menilai mereka terlalu sering diberi toleransi sehingga menjadi kebiasaan.

"Mereka itu sudah kebiasaan menganggap kita toleransi terus kan, takut kasih toleransi karena kalau tidak masyarakat marah. Saya dimarahin sudah biasa sama masyarakat yang penting aman nyaman," kata Ahok.

Mantan politikus Partai Golkar dan Partai Gerindra itu mengingatkan APTB taat aturan main.

"Namanya juga APTB angkutan perbatasan. Kalau perbatasan sampai mana? ya batas dong. Dulu kita baik hati aja karena bus kita enggak cukup. bayangkan bus kamu masuk ke Transjakarta enggak bayar lagi, bayar pajak bukan ke kami STNK ke Tangerang atau Bekasi. Kita sudah baik hati cukuplah setahun," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemprov DKI Janji Derek APTB yang Masih Beroperasi di Jalan Raya

Pemprov DKI Janji Derek APTB yang Masih Beroperasi di Jalan Raya

News | Senin, 07 Maret 2016 | 15:15 WIB

APTB Dipastikan Bangkrut Bila Tak Gabung dengan Transjakarta

APTB Dipastikan Bangkrut Bila Tak Gabung dengan Transjakarta

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 11:30 WIB

APTB Dipastikan Tak Boleh Masuk Jakarta

APTB Dipastikan Tak Boleh Masuk Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 10:00 WIB

Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

Operator APTB Rugi Sendiri Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 12:12 WIB

Ahok Siap Gelontorkan Rp2 T untuk Subsidi Penumpang Bus

Ahok Siap Gelontorkan Rp2 T untuk Subsidi Penumpang Bus

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 11:18 WIB

Terkini

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB