Begini Cara Mengolah Lada dan Ketumbar Berbahan Kimia

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 10 Maret 2016 | 14:06 WIB
Begini Cara Mengolah Lada dan Ketumbar Berbahan Kimia
Ketumbar campur bahan kimia diamankan Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek Unit Dagang MJJ -- pabrik pengolahan bumbu masak ketumbar dan lada berbahan kimia -- di pergudangan Kosambi Permai, Tangerang, Banten. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan pemilik pabrik, lelaki berinisial E (44).

Kepala Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto mengatakan bahan kimia yang dicampurkan ke lada dan ketumbar berjenis Hidrogen Peroksida (H2O2) dan Sodium Bicarbonante (NaHCO3).

"Zatnya ada dua, hidrogen peroksida (h2o2) dan soidum bicarbonate (NaHCO3), kalau hidrogen peroksida sering digunakan untuk anti jamur, bleacin, pemutih gigi kemudian untuk pemutih pakaian atau untuk industri digunakan untuk pembuatan senyawa roket, senyawa tersebut tidak boleh sama sekali digunakan untuk tambahan pangan," kata Agung di Polda Metro Jaya, Kamis (10/3/2016).

Agung mengatakan kedua zat kimia bisa dipakai untuk bahan makanan, tetapi kadarnya harus sesuai aturan.

"Masih boleh, tapi ada ambang batasnya juga 0,03 ons. Di atas itu dikhawatirkan akan membahayakan bagi kesehatan masyarakat," kata dia.

Sementara penggunaan bahan di pabrik milik E takarannya melebihi ambang batas.

Pabrik tersebut pengolahan bahan bumbu dapur dengan takaran sebanyak 500 kilogram lada bahan dicampur dengan delapan ons zat Sodium dan 20 kilogram zat H2O2.

Agung kemudian menjelaskan cara meraciknya.

Setelah semua bahan dicampur, lalu diaduk, kemudian didiamkan selama dua hari sembari dikipasi agar kotoran debu dalam lada tersebut hilang.

Sedangkan pengoplosan ketumbar berkimia, yakni 250 kilogram ketumbar dicampur dengan 20 kilogram zat kimia H2O2. Proses pengolahannya sama. Ketumbar yang telah dicampur bahan kimia kemudian dikeringkan dengan kipas angin selama dua hari.

Menurut Agung lada dan ketumbar berkimia tersebut dijual sampai ke pelosok-pelosok di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Omset yang diperoleh dalam bisnis ini, katanya, bisa mencapai Rp100 juta perbulan. Pelaku, kata Agung, sudah melakukan bisnis semacam itu sejak tahun 2008.

"Dipasarkan di daerah Jabodetabek, Jateng, Lampung bahkan ada juga yang di Kalimantan. Cukup lama dengan omset 100 juta per bulannya," kata Agung.

Saat ini, kata Agung, pengusaha E sudah ditetapkan menjadi tersangka. Polisi juga sudah memintai keterangan 26 karyawan pabrik.

"Tersangkanya hanya satu yaitu pemiliknya berinisial E," kata Agung.

Tersangka dijerat dengan Pasal 110 UU RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lima lima tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas Ketumbar Campur Zat Kimia, Wujudnya Lebih Putih

Awas Ketumbar Campur Zat Kimia, Wujudnya Lebih Putih

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:32 WIB

Pengakuan Pembuat Ketumbar Campur Kimia, Demi Untung Besar

Pengakuan Pembuat Ketumbar Campur Kimia, Demi Untung Besar

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:22 WIB

Pembuat Ketumbar Campur Zat Kimia Dibekuk Polisi

Pembuat Ketumbar Campur Zat Kimia Dibekuk Polisi

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:14 WIB

Jelang Lebaran, Polda Ungkap Pengolahan Ketumbar Campur Zat Kimia

Jelang Lebaran, Polda Ungkap Pengolahan Ketumbar Campur Zat Kimia

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 15:06 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×