Lulung: Saya Lebih Siap dari Ahok, Punya 10 Kursi, Dia Tidak

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 10 Maret 2016 | 17:25 WIB
Lulung: Saya Lebih Siap dari Ahok, Punya 10 Kursi, Dia Tidak
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Haji Lulung), usai diperiksa kembali oleh penyidik Bareskrim Polri selama 11 jam, Senin (4/5/2015), terkait kasus dugaan korupsi pengadaan UPS. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PPP Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) mengaku siap mengemban tugas partai untuk maju bertarung ke laga di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada Februari 2017.

"Ya siap, saya menjalankan karena itu perintah partai. Siap pokoknya saya siap, itu kan Djan Faridz bilamana partai ini selesai, Djan Faridz akan dukung saya, ya saya siap menjalankannya," kata Lulung saat dihubungi wartawan, Kamis (10/3/2016).

Hal itu disampaikan Lulung untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz yang menyebutkan PPP mengusung Lulung.

Lulung mengatakan kalau dualisme kepemimpinan di partainya kelar, partai berlambang kabah akan lebih fokus mempersiapkan kemenangan di pilkada Jakarta. Kalau PPP islah, partai ini bisa lebih fokus membangun koalisi dengan partai politik, mengingat PPP sudah punya modal 10 kursi di DPRD DKI Jakarta.

"Sudah dong, kan saya punya 10 kursi, saya punya struktur, jadi persiapan saya sudah siap, lebih siap saya dari incumbent independen itulah, dari independen itu ya nggak punya partailah," katanya.

"Kalau independen kan sudah punya struktur, tinggal bagaimana kita berkoalisi dengan partai lain," kata Lulung.

Djan mengatakan partainya memilih Lulung didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Secara umum, pertama, dianggap memiliki peluang besar memenangkan perebutan kursi Jakarta satu, kedua, dia dianggap punya kemampuan dan pengalaman.

"Kansnya Haji Lulung tinggi, karena kemampuan beliau sudah menjadi anggota DPRD, wakil ketua DPRD. Baik, bagus positif. Apalagi beliau mewakili partai Islam, jadi ada nuansa Islamnya," kata Djan.

Lalu, siapa tokoh yang akan dipasangkan dengan Lulung? Kata Djan, kandidat bisa berlatar belakangan partai politik atau profesional. Saat ini, PPP sedang membangun komunikasi dengan partai politik yang lainnya.

"Belum, tapi nanti bisa juga dengan PDI Perjuangan, bisa dengan Gerindra, bisa saja," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum pernyataan sikap PPP vers Muktamar Surabaya pimpinan Romahurmuziy, apakah mereka setuju mengusung Lulung atau tidak. 


Selain Lulung, saat ini sudah bermunculan nama tokoh yang juga sama-sama ingin merebut kursi gubernur dan wakil gubernur, dia antaranya Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, dan Ahmad Dhani. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga sudah menyatakan akan maju lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Harus Hati-hati Memanggil, Malah Bisa Bikin Ahok Terkenal

DPR Harus Hati-hati Memanggil, Malah Bisa Bikin Ahok Terkenal

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 14:53 WIB

Ahok Belum Rasakan Upaya Partai dan KPUD Jegal Langkahnya

Ahok Belum Rasakan Upaya Partai dan KPUD Jegal Langkahnya

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 14:16 WIB

Fadli Zon: Ahok Tidak Lakukan Deparpolisasi

Fadli Zon: Ahok Tidak Lakukan Deparpolisasi

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 13:42 WIB

Ahok Buka-bukaan Kenapa Tak Mau Maju DKI 1 Lewat Partai

Ahok Buka-bukaan Kenapa Tak Mau Maju DKI 1 Lewat Partai

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 13:31 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×