PBB Catat Iran Hukum Mati 1.000 Orang Tahun Lalu

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 Maret 2016 | 05:31 WIB
PBB Catat Iran Hukum Mati 1.000 Orang Tahun Lalu
Ilustrasi hukuman mati. (Shutterstock)

Suara.com - PBB mencatat Iran menjadi negara yang paling besar menjatuhkan hukuman mati terhadap narapidana. Tahun lalu saja ada 1.000 orang yang dihukum mati.

Jumlah itu terbanyak dalam 20 tahun terakhir. Tahanan yang dihukum mati itu termasuk wartawan, aktivis dan tokoh oposisi .

Ahmed Shaheed, pelapor khusus atas hak asasi manusia untuk PBB di Iran, menyuarakan keprihatinan khusus tentang eksekusi mati itu. Bahkan Iran mengeksekusi anak-anak di bawah usia 18 tahun.

"secara tegas dilarang di bawah hukum internasional," kata Shaheed seperti dilansir Reuters..

Sebagian besar dari mereka eksekusi mati adalah napi narkoba. Dalam UU Iran, napi bisa dihukum mati minial mempunyai 30 gram heroin atau kokain. Selain itu napi korupsi dan seksual juga memenuhi syarat di hukum mati di negara Republik Islam itu.

"Jumlah pelaku remaja dieksekusi antara tahun 2014 dan 2015 lebih tinggi selama lima tahun terakhir," kata Shaheed.

Hanya saja dia menyambut baik upaya untuk mengatasi beberapa masalah yang berkaitan dengan peradilan anak. Ini termasuk reformasi yang memungkinkan hakim untuk menilai kapasitas mental remaja untuk menentukan apakah mereka memahami tindakan kejahatan mereka.

"Ratusan wartawan, blogger, aktivis dan tokoh oposisi saat ini merana di penjara Iran," katanya.

Shaheed adalah mantan menteri luar negeri dari Maladewa yang telah bertugas di pos independen sejak 2011. Dia tidak pernah diizinkan masuk ke Iran. Namun laporannya itu didasarkan pada 128 wawancara dengan pihak dalam negeri dan luar negeri di Iran. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI Pembunuh Pegawai Bank Tetap Dihukum Mati di Malaysia

WNI Pembunuh Pegawai Bank Tetap Dihukum Mati di Malaysia

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:29 WIB

Amerika Serikat Eksekusi Mati Narapidana Pelaku Pembunuhan

Amerika Serikat Eksekusi Mati Narapidana Pelaku Pembunuhan

News | Rabu, 17 Februari 2016 | 08:00 WIB

Dituduh Murtad, Penyair Ini Dihukum Cambuk Oleh Arab Saudi

Dituduh Murtad, Penyair Ini Dihukum Cambuk Oleh Arab Saudi

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 02:39 WIB

Kejagung Diminta Segera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Kejagung Diminta Segera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba

News | Senin, 28 Desember 2015 | 06:51 WIB

Total Aset Narkoba yang Disita BNN di 2015 Capai Rp85 Miliar

Total Aset Narkoba yang Disita BNN di 2015 Capai Rp85 Miliar

News | Kamis, 24 Desember 2015 | 12:34 WIB

Tujuh Pelaku Pemerkosaan di India Dijatuhi Hukuman Mati

Tujuh Pelaku Pemerkosaan di India Dijatuhi Hukuman Mati

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 08:52 WIB

ICJR Apresiasi Pemerintah Lakukan Moratorium Eksekusi Mati

ICJR Apresiasi Pemerintah Lakukan Moratorium Eksekusi Mati

News | Selasa, 24 November 2015 | 09:00 WIB

Bandar Narkoba Wong Chi Ping Juga Divonis Hukuman Mati

Bandar Narkoba Wong Chi Ping Juga Divonis Hukuman Mati

News | Jum'at, 13 November 2015 | 16:00 WIB

PN Jakbar Vonis Anak Buah Bandar Wong Chi Ping Hukuman Mati

PN Jakbar Vonis Anak Buah Bandar Wong Chi Ping Hukuman Mati

News | Jum'at, 13 November 2015 | 15:35 WIB

Eksekusi Mati Arab Saudi Melonjak Tahun Ini

Eksekusi Mati Arab Saudi Melonjak Tahun Ini

News | Selasa, 10 November 2015 | 06:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×