Ngeri, Sudan Selatan Izinkan Tentaranya Perkosa Warga Sipil

Madinah

Sabtu, 12 Maret 2016 | 03:31 WIB
Ngeri, Sudan Selatan Izinkan Tentaranya Perkosa Warga Sipil
ilustrasi perkosaan. [shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Sudan Selatan membolehkan operasi 'bumi hangus' terhadap warga sipil yang terjebak dalam perang saudara di negaranya. Termasuk membolehkan tentara dan sekutu milisinya untuk memperkosa perempuan sebagai upah, menyiksa dan membunuh musuh tanpa dibatasi jumlah.

Fakta mengerikan ini dilaporkan Komisi Hak Asasi Manusia (OHCHR) PBB lewat dokumen yang dirilis pada Jumat (11/3/2106) waktu setempat. Berita ini menyusul enam bulan setelah terjadi kasus penculikan dan eksploitasi ribuan perempuan selama konflik.

Laporan ini diungkap ke publik setelah negara tersebut dilanda perang saudara sejak 2013 lalu. Kebanyakan kasus yang terjadi disana adalah kejahatan kemanusiaan dan sebagian besar korban adalah warga sipil.

Berdasarkan catatan PBB, sejak April hingga September tahun lalu setidaknya ada 1300 lebih laporan kasus perkosaan di Sudan Selatan. Di tahun 2014, pasukan oposisi membuat kekacauan di beberapa kota. Mereka menjadika masjid, gereja dan rumah sakit untuk menyekap tawanan. (the Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB Tuduh  Sudan Selatan Lecehkan dan Bakar Perempuan Hidup-hidup

PBB Tuduh Sudan Selatan Lecehkan dan Bakar Perempuan Hidup-hidup

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 13:24 WIB

Kolera Tewaskan 18 Orang di Sudan Selatan

Kolera Tewaskan 18 Orang di Sudan Selatan

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 23:30 WIB

PBB: Perkosaan di Sudan Selatan Tersadis di Dunia

PBB: Perkosaan di Sudan Selatan Tersadis di Dunia

News | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 22:47 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB