Penyidik Belum Olah TKP Tragedi Tabung Chamber Maut di RSAL

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 15 Maret 2016 | 19:05 WIB
Penyidik Belum Olah TKP Tragedi Tabung Chamber Maut di RSAL
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal [suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut menyelidiki kasus kebakaran tabung chamber Pulau Miangas di Ruang Udara Bertekanan Tinggi di RSAL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016), yang merenggut nyawa empat pasien.

"Kerjasama dengan POM AL dan pihak rumah sakit untuk menunjukkan petunjuk petunjuk, alat bukti akan mengarah kepada penyebab terjadinya kecelakaan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (15/3/2016).

Sejauh ini, kata Iqbal, penyidik belum menemukan unsur kelalaian dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini kami belum olah TKP (tempat kejadian perkara) secara detail sehingga belum bisa menyimpulkan. Perlu waktu karena ini butuh saksi ahli," kata dia

Penyidik, katanya, akan menelusuri peralatan terapi oksigen yang digunakan RSAL Mintohardjo, apakah sudah memenuhi prosedur atau belum.

"Kami masih melakukan penyelidikan. masalah SOP (standar operasional prosedur) dan sebagainya," kata dia.

Empat pasien yang meninggal yaitu Ketua PGRI yang juga anggota DPD Sulistyo, Irjen Polisi (Purn) Abubakar Nataprawira (65), Edi Suwandi (67) dan salah seorang dokter bernama Dimas (28). Penyebab terjadinya kebakaran di RSAL

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama M. Zainudin menjelaskan tabung chamber di RSAL yang terbakar berasal dari Prancis. Dia memastikan semua peralatan tersebut selama ini dirawat secara rutin. Hanya saja kenapa kemarin sampai terbakar, belum ketahuan sebabnya.

"Itu ruang yang terbakar hanya menampung empat orang, kami juga punya ruang chamber terbaru dari Spanyol. Daya tampungnya lebih dari itu," katanya, Selasa (15/3/2016).

Zainudin menambahkan ruang chamber dari Spanyol bisa menampung 18 sampai 22 pasien.

Zainudin mengungkapkan saat peristiwa terjadi, petugas kesulitan mengevakuasi empat pasien yang berada di dalam tabung chamber.

"Untuk lubang chamber sebenarnya ada kaca dan kelihatan aktivitas di dalamnya. Tapi tekanan oksigen murni membuat api cepat menyebar," kata Zainudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RSAL Sulit Evakuasi Saat Tabung Chamber Isi Empat Pasien Terbakar

RSAL Sulit Evakuasi Saat Tabung Chamber Isi Empat Pasien Terbakar

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 18:48 WIB

Tito Gambarkan Apa yang Terjadi Saat Ruang Oksigen RSAL Terbakar

Tito Gambarkan Apa yang Terjadi Saat Ruang Oksigen RSAL Terbakar

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 15:15 WIB

Kebakaran di RSAL Mintohardjo, Kapolda: Bisa Jadi Lalai

Kebakaran di RSAL Mintohardjo, Kapolda: Bisa Jadi Lalai

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 15:09 WIB

RSAL Mintohardjo Dijaga Ketat

RSAL Mintohardjo Dijaga Ketat

Foto | Selasa, 15 Maret 2016 | 11:50 WIB

Terkini

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:39 WIB

×