Pemerintah Pilih Kasih, Galang Dana Buat Rio, Tapi Rakyat Susah

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 20 Maret 2016 | 13:41 WIB
Pemerintah Pilih Kasih, Galang Dana Buat Rio, Tapi Rakyat Susah
Duo pembalap Ferrari membuat start bagus di GP Australia, Minggu (20/3/2016). (Reuters/Jason Reed)

Suara.com - Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menggalang dana untuk pebalap muda Rio Haryanto agar bisa membalap di ajang Formula 1 di Sirkuit Melbourne Grand Prix, Albert Park, Australia.

Namun, tak semua masyarakat Indonesia setuju dengan aksi penggalangan dana tersebut. Sebagian warga Ibu Kota Jakarta mengkritiknya. Menurut mereka seharusnya pemerintah memprioritaskan masalah kesejahteraan rakyat ketimbang menomorsatukan keikutsetaan Rio ke ajang F1.

"Sebenarnya ini yang dilakukan pemerintah agak berlebihan. Mungkin memang ini prestasi dan bakat yang harus didukung, tapi juga terlihatnya pemerintah jadi pilih kasih. Karena yang terlihat orang banyak, pemerintah sibuklah cari dana segala macem, tapi kalau ada yang kesusahan rakyatnya boro-boro galang dana, yang galang dana malah mahasiswa," kata ibu rumah tangga bernama Elisa saat ditemui suara.com di fX Sudirman, Senayan, Jakarta, Minggu (20/3/2016).

Elisa menambahkan seharusnya pemerintah bertindak adil. Seharusnya, penggalangan dana diperuntukkan buat kebutuhan mendasar masyarakat Indonesia.

"Misalnya bangun sekolah mungkin, bangun jembatan di daerah yang pelosok. Karena masih banyak yang belum merasakan kemudahan. Ini sayang banget uangnya buat perlombaan yang nanti sudah begitu saja, masyarakat nggak bisa ngerasain. Bagus sih, tapi ini belum tepat kalau lihat kondisi Indonesia yang masih kayak gini (rakyat belum sejahtera)," katanya.

Marsell, karyawan swasta, juga kurang setuju dengan penggalangan dana, apalagi sampai meminta sumbangan sukarela dari para pegawai sipil.

"Kurang setuju saya mbak. Soalnya terlalu berlebihan, kalau ada bencana, siapa yang gerak duluan, nggak pernah ada penggalangan dana untuk bencana dari pemerintah kayak gitu sampai minta sukarela gaji pegawainya. Paling donasi untuk bencana kalangan mahasiswa yang maju duluan bukan pemerintah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobilnya Bermasalah, Rio Haryanto Mundur dari GP Australia

Mobilnya Bermasalah, Rio Haryanto Mundur dari GP Australia

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 13:25 WIB

Rupa-rupa Cara Dukung Rio, Kumpulkan Donasi sampai Bikin Video

Rupa-rupa Cara Dukung Rio, Kumpulkan Donasi sampai Bikin Video

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 13:08 WIB

Balapan Dihentikan, Rio Haryanto Meloncat ke Posisi 18

Balapan Dihentikan, Rio Haryanto Meloncat ke Posisi 18

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 12:59 WIB

Warga Ibu Kota Bangga Bisa Ikut Tanda Tangan Dukung Rio Haryanto

Warga Ibu Kota Bangga Bisa Ikut Tanda Tangan Dukung Rio Haryanto

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 12:52 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

×