Penjaga Bundaran HI Cerita Ahok dari Gaji Via ATM sampai Banjir

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 20 Maret 2016 | 13:24 WIB
Penjaga Bundaran HI Cerita Ahok dari Gaji Via ATM sampai Banjir
Adam (52), pekerja pembersih Bundaran Hotel Indonesia [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Semua tokoh yang ingin menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022 punya pendukung masing-masing. Seperti juga Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju ke pilkada bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Heru Budi Hartono melalui jalur non partai politik.

Salah satu pendukung Ahok adalah pekerja harian lepas perawatan air mancur Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Adam (52).

Adam mengaku mendukung Ahok karena sudah merasakan sendiri hasil kerja pemerintah di bawah Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

"Iya dukung, kita lihat kinerjanya aja, Jakarta ini banyak kemajuan, birokrasi di percepat, kepala-kepala SKPD yang kerjanya nggak bagus diganti, itu diantaranya," kata Adam saat ditemui Suara.com di Bundaran HI, Minggu (20/3/2016).

Walau masih berstatus sebagai pegawai honorer, Adam tetap senang bekerja membersihkan Bundaran HI. Dia sudah 12 tahun bekerja di sana. Dia bahagia karena sekarang gajinya jauh lebih baik. Menurutnya, itu bukti Ahok memprioritaskan kesejahteraan kalangan pekerja lepas.

"Saya merasakan ada kemajuan, ya dari gaji juga sekarang kan udah dinaikin UMR-nya," kata dia.

Dia juga memuji sistem pembayaran pekerja yang sekarang melalui rekening bank. Dengan demikian, penyunatan honor bisa diminimalisir.

"Kan sekarang atasan-atasan kita nggak bisa bermain, kalau dulu kan gajinya langsung, sekarang lewat ATM jadi nggak bisa dipotong. Saya dulu ngerasin ya gajinya dikurang-kurangin," kata dia.

Soal masalah kemacetan dan buruknya transportasi umum, menurut Adam, pemerintahan Ahok mulai menunjukkan keberhasilan.

"Penggunaan kendaraan pribadi, kan dikurangi, diperbanyak angkutan umum. Saya pribadi tadinya naik motor, tapi sekarang jadi naik kendaraan umum. Ya untuk mencegah kemacetan, cepat juga buat ngejar waktu, murah juga," kata dia.

Adam akan memilih Ahok agar memimpin Jakarta lagi untuk periode 2017-2022. Dia berharap ke depan, Ahok meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbanyak lapangan pekerjaan.

"Supaya lebih ditingkatkan lagi segala sesuatunya. Pendidikan, kesejahteraan, banjir, agar Jakarta lebih aman dan maju," kata dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

12 Tahun Bersihkan Bundaran HI, Adam Sebut Ahok Paling Jelas

12 Tahun Bersihkan Bundaran HI, Adam Sebut Ahok Paling Jelas

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 12:14 WIB

Yusril Doakan Ahok Selamat dari Kasus Sumber Waras

Yusril Doakan Ahok Selamat dari Kasus Sumber Waras

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 00:30 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB