10 Orang Meninggal Beruntun, Warga Jangan Percaya Isu Santet

Suwarjono

Selasa, 22 Maret 2016 | 07:38 WIB
10 Orang Meninggal Beruntun, Warga Jangan Percaya Isu Santet
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Kapolres Berau di Provinsi Kalimatan Timur AKBP Anggi Yulianto Putro mengimbau masyarakat di daerah ini tidak terpancing isu santet terkait adanya 10 warga Kampung Marancang Ulu yang meninggal beruntun dan sebagian akibat kesurupan.

"Kami mengimbau aparat kampung dan warga agar jangan main hakim sendiri, sebab dari hasil diagnosa yang dilakukan tim medis dari Puskesmas Marancang Ilir, sepuluh warga yang meninggal tersebut akibat menderita berbagai penyakit," ujar Anggi Yulianto Putro, saat dihubungi dari Samarinda, Senin (21/3) malam.

Hasil diagnosa tim medis Puskesmas Marancang Ilir itu, kata Anggi, disampaikan oleh dr Noviah Khasanah didampingi perawat Benny kepada seluruh masyarakat di Kampung Marancang Ulu.

Sepuluh warga yang meninggal tersebut, yakni Zaitun (22) yang meninggal pada 7 Desember 2015 dinyatakan meninggal akibat bronkitis kronis dan asma, Jidi (60) yang meninggal pada 29 Desember 2015 akibat penyakit paru-paru, Nur Aulatur berusia empat bulan, meninggal pada 21 Januari 2016 karena penyakit pneumonia berat, Nafsiah (35) yang meninggal pada 27 Januari 2016 akibat penyempitan pembuluh syaraf pada otak, dan Irawati (25) yang meninggal pada 4 Februari 2016 akibat infeksi lambung dan bronghitis.

Warga lainnya yang meninggal adalah Idris (40) yang meninggal pada 3 Maret 2016 akibat penyakit malaria, Evi bersama bayinya (35) meninggal pada 7 Maret 2016 akibat tidak bisa melahirkan secara normal kemudian dilakukan operasi caesar namun pihak keluarganya membawa ke dukun, Mustafa (37) yang meninggal pada 9 Maret 2016 akibat penyakit jantung, serta Jamhuri (61) meninggal pada 17 Maret 2016 akibat penyakit jantung.

"Jadi, sebanyak 10 warga tersebut meninggal karena sakit," katanya lagi.

Namun sebelumnya yakni pada Senin pagi, ujar Anggi pula, dilakukan pertemuan antara warga dengan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, perwakilan dari Polres, tokoh agama, tokoh masyarakat Kapolsek dan Camat Marancang Ulu untuk membahas pelaksanaan rukiah terkait keresahan masyarakat menyusul adanya isu santet yang menyebabkan 10 warga tersebut meninggal.

Rukiah yang disaksikan langsung Wakil Bupati Berau Agus Tantomo dilaksanakan oleh Ustad Ahyar bersama delapan orang timnya tersebut berlangsung di Masjid Jami Al Musyawarah Kampung Marancang Ulu.

"Sebanyak 100 warga sekitar menjalani rukiah dengan cara masing-masing memegang sebuah botol air mineral kemudian dibacakan doa secara bersama-sama oleh Ustad Ahyar bersama delapan orang timnya," ujar Anggi.

Setelah rukiah itu, kata Anggi, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Berau bersama Kanit Intelkam Polsek Gunung Tabur mendatangi rumah seorang warga Kampung Marancang Ulu yang dicurigai sebagai dukun santet.

"Warga yang diduga dukun santet tersebut diberi pencerahan dan diminta bersabar sebab masalah tersebut hanya sebuah fitnah. Sebelumnya, kami bersama Wakil Bupati, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah pejabat Pemkab Paser telah memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa meninggalnya 10 warga itu bukan akibat santet, tetapi penyakit," kata Anggi Yulianto Putro lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesurupan Massal di Malam Upacara Api Unggun

Kesurupan Massal di Malam Upacara Api Unggun

Your Say | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:00 WIB

Kerasukan Siluman Ular di dalam Kelas

Kerasukan Siluman Ular di dalam Kelas

Your Say | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:40 WIB

CERPEN: Tawa Misterius di Kamar Asrama

CERPEN: Tawa Misterius di Kamar Asrama

Your Say | Selasa, 30 Desember 2025 | 10:05 WIB

Bantu Warga Kesurupan, Petugas Damkar Tangerang Viral: 'Itu Asli, Bukan Gimmick!'

Bantu Warga Kesurupan, Petugas Damkar Tangerang Viral: 'Itu Asli, Bukan Gimmick!'

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:10 WIB

Siapa Itu Om Samsan Jeh? Pawang Sembuhkan Kesurupan dengan Totok Kalkulator

Siapa Itu Om Samsan Jeh? Pawang Sembuhkan Kesurupan dengan Totok Kalkulator

Lifestyle | Minggu, 27 Juli 2025 | 16:12 WIB

Bikin Merinding, Viral Puluhan LC di Jakpus Kesurupan Massal Saat Malam 1 Suro

Bikin Merinding, Viral Puluhan LC di Jakpus Kesurupan Massal Saat Malam 1 Suro

News | Senin, 30 Juni 2025 | 14:25 WIB

Ulasan Film Horor 'Kemah Terlarang: Kesurupan Massal': Seram, tapi Kok Agak Nanggung?

Ulasan Film Horor 'Kemah Terlarang: Kesurupan Massal': Seram, tapi Kok Agak Nanggung?

Your Say | Jum'at, 21 Februari 2025 | 20:00 WIB

3 Film Horor Hype Indonesia yang Bisa Kamu Saksikan di Netflix, Ada Sumala!

3 Film Horor Hype Indonesia yang Bisa Kamu Saksikan di Netflix, Ada Sumala!

Your Say | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:22 WIB

'Kemah Terlarang: Kesurupan Massal' Siap Hadir di Netflix, Jangan Lewatkan!

'Kemah Terlarang: Kesurupan Massal' Siap Hadir di Netflix, Jangan Lewatkan!

Your Say | Minggu, 02 Februari 2025 | 13:35 WIB

Pertama Kali Main Film Horor, Febby Rastanty Ditantang Akting Kesurupan: Nangis sampai Ngamuk-ngamuk

Pertama Kali Main Film Horor, Febby Rastanty Ditantang Akting Kesurupan: Nangis sampai Ngamuk-ngamuk

Video | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 09:10 WIB

Terkini

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:14 WIB

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:13 WIB

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 19:12 WIB

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:10 WIB

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:09 WIB

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 19:05 WIB

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

×