Atasi Terorisme, Kepala BNPT: Pencegahan Harus Lebih Diutamakan

Arsito Hidayatullah

Kamis, 31 Maret 2016 | 18:02 WIB
Atasi Terorisme, Kepala BNPT: Pencegahan Harus Lebih Diutamakan
Pelantikan Irjen Pol Tito Karnavian sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/3/2016). [Setpres/Laily Rachev]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Tito Karnavian mengatakan, pencegahan aksi terorisme harus lebih diutamakan atau penting, dibandingkan penangkapan dan penahanan pelakunya.

"(Bagi) Kami penanganan terorisme sangat penting, bagaimana mencegah agar ideologi kelompok radikal yang membolehkan aksi kekerasan tidak berkembang di Indonesia," kata Tito, di sela pembukaan acara "Dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS untuk Kalangan Imam Masjid dan Dai Muda se-Jateng", di Solo, Kamis (31/3/2016).

 
Acara dialog itu sendiri dihadiri sekitar 700 orang. Selain Tito, turut hadir sebagai narasumber antara lain mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Ali Mustafa Yaqub, Deputi I BNPT Abdul Rahman Kadir, serta anggota Komisi III DPR RI M Toha.

Tito dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa jika kelompok radikal terorisme tidak dicegah, maka akan mengancam persatuan kesatuan bangsa, sekaligus juga menjadi kasus kejahatan kriminal.

"Hal ini karena mereka melakukan pembunuhan, pengrusakan dan lain lain. Hal ini tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan Islamiah," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya menurut Tito, berharap pada keberadaan dai-dai muda, juga imam masjid yang berada di garis depan atau berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari. Mereka diharapkan dapat terpanggil membantu, serta satu misi, agar mampu menangkal perkembangan ideologi radikal tersebut.

Menurut Tito, dari catatannya, daerah yang dinilai dapat menjadi wilayah perkembangan kelompok radikal terorisme, selain Jateng, antara lain adalah Jabar, Jatim, Yogyakarta, NTB, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, juga Sumatera Utara dan Lampung.

Sementara itu, Ketua Umum IPIM, Ali Mustafa Yaqub mengatakan, kegiatan dialog tersebut sangat diperlukan agar semangat menjaga keuntuhan NKRI dapat terjaga dan jauh dari aksi teror yang berkembang seperti saat ini. Sedangkan menurut Dadang Hendrayudha selaku Ketua Panitia Penyelenggara, pihaknya terus bergerak melakukan sosialisasi dan dialog dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk IPIM dan dai se-Jateng, dalam rangka membendung penyebaran paham radikal terorisme di Indonesia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangkal Radikalisme & Terorisme, NU Gelar Pertemuan Internasional

Tangkal Radikalisme & Terorisme, NU Gelar Pertemuan Internasional

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:05 WIB

BNPT Dinilai Perlu Lakukan Pendekatan pada Mantan Teroris

BNPT Dinilai Perlu Lakukan Pendekatan pada Mantan Teroris

News | Senin, 28 Maret 2016 | 02:17 WIB

Lepas Jabatan Kapolda Metro, Tito Kenang Kasus Artis Hingga Bom

Lepas Jabatan Kapolda Metro, Tito Kenang Kasus Artis Hingga Bom

News | Senin, 21 Maret 2016 | 23:15 WIB

Kepala BNPT: Etnis Uighur Cina Jadikan Poso Tempat Latihan Teror

Kepala BNPT: Etnis Uighur Cina Jadikan Poso Tempat Latihan Teror

News | Senin, 21 Maret 2016 | 16:30 WIB

Terkini

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

×