Skandal Reklamasi, Nasib Sanusi Diputuskan Gerindra Siang Ini

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 04 April 2016 | 12:01 WIB
Skandal Reklamasi, Nasib Sanusi Diputuskan Gerindra Siang Ini
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi, berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016) malam. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Nasib Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi ‎akan diputuskan dalam sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2016). Arah hasil sidangnya ialah pemecatan.

Sanusi diduga menerima suap dari Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja. Suap diduga untuk mempengaruhi pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

‎"Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga bahwa persengketaan atau selisih itu diselesaikan lewat Mahkamah Partai sehingga pada hari ini Majelis Kehormatan akan bersidang, tunggu saja hasilnya," kata anggota Majelis Kehormatan Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

‎Anggota Majelis Partai Gerindra lainnya, Habiburokhman, menambahkan sidang untuk masalah seperti ini akan berjalan tidak seperti dalam persidangan hukum umumnya. Menurutnya dari indikasi yang ada, putusannya pun sudah jelas mengarah kepada pemecatan.


"Jadi tidak perlu menunggu bukti hukum dulu, sudah jelas kan, ada OTT, ada barang bukti, dan yang bersangkutan memang ada di sana," kata Habiburokhman.

"Yang bersangkutan bisa terkena pasal AD sekaligus ART, dalam AD‎ melanggar dalam konteks tidak menjaga nama baik partai, kalau ART karena tidak mengamalkan kebijakan partai, yaitu mendukung tindak pidana korupsi," Habiburokhman menambahkan.

Sanksi terberatnya, kata Habiburokhman, yang bersangkutan akan dipecat dari seluruh struktur, terutama keanggotaan di Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta.

‎"Yang jelas diberhentikan. Apakah secara hormat atau tidak hormat, kalau diberhentikan, ya diberhentikan," ujarnya.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu, yaitu Sanusi, Ariesman, dan karyawan Podomoro bernama Trinanda Prihantoro.

Sanusi dan Trinanda ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan, Kamis (31/3/2016), sementara Ariesman menyerahkan diri pada Jumat (1/4/2016) malam.

Penyidik KPK terus mengembangkan kasus tersebut. Pada Jumat malam hingga Sabtu (2/3/2016) dini hari, penyidik KPK menggeledah ruang kerja Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD M. Taufik -- kakak Sanusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Agung Sedayu Group Dicekal KPK, Ini Komentar Ahok

Bos Agung Sedayu Group Dicekal KPK, Ini Komentar Ahok

News | Senin, 04 April 2016 | 10:43 WIB

Ratusan Lelaki Berpeci Demo Ahok di Depan KPK

Ratusan Lelaki Berpeci Demo Ahok di Depan KPK

News | Senin, 04 April 2016 | 10:29 WIB

Ahok Siap Dipanggil KPK soal Suap Reklamasi Teluk Jakarta

Ahok Siap Dipanggil KPK soal Suap Reklamasi Teluk Jakarta

News | Senin, 04 April 2016 | 10:17 WIB

Hari Ini, Majelis Kehormatan Gerindra Bahas Kasus Sanusi

Hari Ini, Majelis Kehormatan Gerindra Bahas Kasus Sanusi

News | Senin, 04 April 2016 | 05:21 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB