Cerita Menteri Agama Saat Masih Nyantri, Selalu Tegang Saat UN

Siswanto

Senin, 04 April 2016 | 16:56 WIB
Cerita Menteri Agama Saat Masih Nyantri, Selalu Tegang Saat UN
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Al Mubarak [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin memiliki pengalaman semasa mengerjakan ujian nasional kala menjadi santri pondok pesantren, yaitu ada kekhawatiran terhadap ujian.

"Dulu dengan menulis di lembar kertas itu tentu pengalaman yang tidak bisa dihilangkan. Kita sedikit tegang dan khawatir dengan jawaban kita karena ini akan menentukan lulus atau tidak," kata Lukman di Jakarta, Senin (4/4/2016).

Dia mengatakan kekhawatiran soal UN selalu mendominasi pikiran karena ujian akhir menjadi penentu mutlak kelulusan siswa.

Atas dasar itu, dia menyambut baik terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan UN bukan penentu mutlak kelulusan siswa. Dengan begitu, beban mental bagi siswa saat mengerjakan UN tidak terlalu berat karena penentu kelulusan mereka adalah sekolah tempat mereka menimba ilmu.

UN saat ini, kata dia, sekedar menjadi tolok ukur keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Dengan kata lain, kegiatan ujian ini adalah untuk memetakan program mutu pendidikan

"UN ini untuk siswa, pendidik, satuan pengelola pendidikan termasuk kami pemerintah. Kita semua diuji lewat UN karena menjadi alat ukur evaluasi," kata dia.

Bagi siswa, kata dia, paling penting dari UN sekarang adalah siswa tidak dihantui lulus atau tidak.

"Ketegangan di siswa ini harus diatasi, juga siswa jangan tergesa-gesa, baca semua soalnya, mulai dari yang mudah. Ketelitian kecermatan itu mutlak agar hasilnya optimal. Jangan lupakan doa yaitu doa agar dimudahkan atas apa-apa yang kita hadapi dan mintalah kekuatan untuk menjawab semua tantangan," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kampus Swasta Sedia Bantu UN Berbasis Komputer di Jakarta

Kampus Swasta Sedia Bantu UN Berbasis Komputer di Jakarta

News | Senin, 04 April 2016 | 13:07 WIB

Belum Semua Sekolah di Jakarta UN Gunakan Komputer

Belum Semua Sekolah di Jakarta UN Gunakan Komputer

News | Senin, 04 April 2016 | 11:10 WIB

Ahok Puji UN Berbasis Komputer Paling Benar

Ahok Puji UN Berbasis Komputer Paling Benar

News | Senin, 04 April 2016 | 10:09 WIB

Tinjau UN, Ahok: Kalian Harus Ingat Doa

Tinjau UN, Ahok: Kalian Harus Ingat Doa

News | Senin, 04 April 2016 | 10:02 WIB

Putrinya Ikut UN, Mendikbud Mengaku Juga Merasa Khawatir

Putrinya Ikut UN, Mendikbud Mengaku Juga Merasa Khawatir

News | Senin, 04 April 2016 | 05:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×