Suara.com - Senin (4/4/2016) Hari ini digelar serentak Ujian Nasional siswa SMA dan sederajat. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meninjau salah satu sekolah di SMA 30 Jakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat.
Selain meninjau persiapan jelang Ujian, Ahok pun meminta para siswa SMA untuk berdoa sebelum melaksanakan ujian.
"Kalian harus ingat doa. Karena salah satu yang bisa bertahan yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, "ujar Ahok dalam sambutan di SMA 30 Jakarta di Jalan Ahmad Yani, Campana Putih, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016).
Siswa juga diminta jangan menyuap dan korupsi saat mengerjakan soal ujian.
"Jangan pernah kalian terima suap, kita hanya bersandar pada kebenaran dan konstitusi, "katanya.
Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur menegaskan siswa-siswa yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang akan lulus SMA, harus melanjutkan ke perguruan tinggi.
"Untuk yang punya KJP harus masuk perguruan tinggi, karena kita punya Rp 18 juta per tahun untuk mendukung anak-anak yang tidak mampu kuliah," imbuh Ahok
Ahok menilai sebuah kelulusan tergantung hubungan manusia dengan penciptanya. Ahok mendoakan murid di Jakarta untuk lulus ujian.
"Bapak doakan kamu berhasil masuk perguruan tinggi swasta. Kita ingin setiap anak jadi sarjana,"ungkapnya.
Usai menyampaikan sambutan, Ahok melakukan sesi foto bersama dengan siswa dan guru-guru SMA 30 Jakarta. SMA 30 Jakarta merupakan salah satu SMA yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Sementara jumlah peserta ujian 279 peserta yakni 143 jurusan IPA dan 136 jurusan IPS. Ujian hari pertama yakni pelajaran Bahasa Indonesia dan Kimia/Geografi.