Politisi PDIP: Ngaco Ahok Itu

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 13 April 2016 | 10:34 WIB
Politisi PDIP: Ngaco Ahok Itu
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menganggap hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan DKI Jakarta ngaco menuai banyak komentar.

Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno ‎menilai Ahok sedang memanfaatkan sentimen publik terhadap krisis kepercayaan kepada lembaga negara.

"Motif Ahok hanya perkuat pandangannya, manfaatkan sentimen publik terhadap krisis kepercayaan kepada lembaga-lembaga, seolah-olah lembaga negara ini diisi oleh orang yang bermasalah, parasitik," kata Hendrawan, Rabu (13/4/2016).

‎Hendrawan mendorong komisioner KPK jangan terpengaruh pernyataan Ahok yang memanfaatkan sentimen publik.

Komisioner KPK, kata anggota Komisi XI, harus tetap independen dalam bertindak, terutama penanganan kasus pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras.

"KPK harus independen dan keputusanya tidak diombang ambing dengan opini publik yang sedang dibangun Ahok. Kita dorong KPK untuk mempercepat pemeriksaan kasus Sumber Waras," kata dia.

Hendrawan menilai justru yang ngaco adalah Ahok sendiri. Menurut Hendrawan BPK merupakan lembaga a‎uditor negara yang sah.


"Ngaco Ahok itu. Kan biasa dalam audit, BPK sampaikan temuan awal, minta tanggapan dari yang diaudit (Pemda DKI Jakarta), ada ketidaksamaan yang diaudit," kata dia.

‎"Dan, ini sudah final laporan BPK, nggak bisa lagi, sekarang Ahok lagi diteliti, BPK bilang rugikan negara, perkaya orang lain, ada indikasi langgar hukum , Ahok sepertinya langgar hukum," Hendrawan menambahkan.

Kemarin, Ahok diperika KPK. Dia diperiksa sekitar 12 jam lamanya. Dia mendapat sekitar 50 pertanyaan penyidik. Usai diperiksa, kepada wartawan, Ahok mengklarifikasi hasil audit BPK yang menurutnya tidak tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Jika Tak Dipanggil KPK, Saya Jadi Liar

Ahok: Jika Tak Dipanggil KPK, Saya Jadi Liar

News | Rabu, 13 April 2016 | 10:20 WIB

DPRD Hentikan Pembahasan 2 Raperda, Ahok: Kita Nggak Bisa Apa-apa

DPRD Hentikan Pembahasan 2 Raperda, Ahok: Kita Nggak Bisa Apa-apa

News | Rabu, 13 April 2016 | 09:53 WIB

Haters Ahok Gantian Di-Bully, Diejek Kencing di Celana

Haters Ahok Gantian Di-Bully, Diejek Kencing di Celana

News | Rabu, 13 April 2016 | 01:48 WIB

Audit Sumber Waras, Ahok: yang Pasti, BPK Sembunyikan Kebenaran

Audit Sumber Waras, Ahok: yang Pasti, BPK Sembunyikan Kebenaran

News | Selasa, 12 April 2016 | 22:28 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×