Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 April 2016 | 12:49 WIB
Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng
Sembilan perempuan asal Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, melakukan aksi semen kaki di depan Istana, Jakarta, Selasa (12/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyayangkan aksi menyemen kaki yang dilakukan oleh ibu-ibu dari Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, di depan Istan Mardeka. Sebab aksi tersebut dipandang sebagai bentuk penyiksaan diri.

"Kami sangat menyayangkan sebenarnya aksi ini harus terjadi, terutama karena ada bentuk penyiksaan diri," kata salah satu Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga kepada Suara.com, di Jakarta, kamis (14/4/2016).

Sandra paham alasan para ibu-ibu tersebut melakukan aksi nekat yang sangat membahayakan. Namun Komnas HAM tidak bisa menerima langkah aksi yang dilakukan. Dia minta aksi itu dihentikan.

"Kami memahami alasannya, tapi kami tidak bisa menerima pilihan bentuk aksinya. Saya terutama ingin mendorong segera selesaikanlah bentuk aksi ini. Aksi menyemen badan ini, memang cukup fenomenal. Tapi di sisi lain ini merusak badan sendiri. Kita nggak tahu apa dampaknya jangka panjang kepada ibu-ibu ini," tagas Sandra.

Ia juga mengaku pernah bertemu dengan Dokter yang mendampingi para ibu-ibu tersebut, namun menurut Dokter itu, apa yang dilakukan oleh Ibu-ibu tersebut masih dalam ambang batas. Meski demikian, Sandra tetap berharap aksi tersebut segera diselesaikan.

"Saya kemarin juga ketemu sama dokter yang mengawal. Menurut dia (Dokter) sih masih dalam ambang batas. Tapi nggak ada yang punya pengalaman menyemen seperti itu kan? Jadi mudah-mudahan bisa segera diakhiri," tuturnya.

Ia juga mengaku memahami frustasi yang dirasakan oleh masyarakat Pegunungan Kendeng. Dia berharap pemerintah bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Sehingga bentuk aksi serupa tidak terjadi lagi.

"Terkait aksi mereka, kami bisa memahami frustasinya para ibu-ibu dan masyarakat pegunungan kendeng yang lain. Dan kami sebenarnya berharap, dan cukup yakin bahwa pemerintah bisa menyelesaikan persoalan yang ada," tutupnya.

Aksi menyemen kaki yang dilakukan oleh 9 perempuan dari Pegunungan Karst, Kendeng, Jawa Tengah, di seberang Istana Merdeka. Ini merupakan aksi yang kesekian kalinya.

Bertahun-tahun mereka menolak pembangunan pabrik Semen Indonesia di daerahnya. Sebab terindkasi akan merusak lingkungan hidup serta merugikan masyarakat setempat. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas Ham Dukung Simposium Nasional Usut Tuntas Tragedi 1965

Komnas Ham Dukung Simposium Nasional Usut Tuntas Tragedi 1965

News | Rabu, 13 April 2016 | 19:40 WIB

Aksi Semen Kaki Sembilan Perempuan

Aksi Semen Kaki Sembilan Perempuan

Foto | Selasa, 12 April 2016 | 17:11 WIB

Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

News | Senin, 11 April 2016 | 15:31 WIB

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

News | Senin, 11 April 2016 | 13:42 WIB

Kalah Telak 1-6, Persis Akui Kehebatan Semen Padang

Kalah Telak 1-6, Persis Akui Kehebatan Semen Padang

Bola | Minggu, 10 April 2016 | 22:00 WIB

Hadapi ISC, Semen Padang Berencana Tambah Empat Pemain Asing

Hadapi ISC, Semen Padang Berencana Tambah Empat Pemain Asing

Bola | Kamis, 31 Maret 2016 | 09:01 WIB

Produksi Semen Nasional Kini Over Suplai

Produksi Semen Nasional Kini Over Suplai

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:03 WIB

Target Produksi Semen Indonesia 2016

Target Produksi Semen Indonesia 2016

Foto | Selasa, 29 Maret 2016 | 17:32 WIB

Laba Bersih Industri Semen Holcim Anjlok 73,46 Persen di 2015

Laba Bersih Industri Semen Holcim Anjlok 73,46 Persen di 2015

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 21:14 WIB

Holcim Indonesia Akhirnya Punya 5 Direksi Baru

Holcim Indonesia Akhirnya Punya 5 Direksi Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:25 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×