FBI Bobol iPhone Teroris dengan Bantuan Hacker "Topi Abu-abu"

Ruben Setiawan

Kamis, 14 April 2016 | 15:29 WIB
FBI Bobol iPhone Teroris dengan Bantuan Hacker "Topi Abu-abu"
Seorang pekerja perbaikan iPhone di sebuah pusat servis di New York. (Reuters)

Suara.com - Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI) menyewa hacker (peretas) profesional untuk membantu membobol password iPhone milik pelaku aksi terorisme di San Bernardino, California, Amerika Serikat, bulan Desember 2015 silam.

Si peretas menemukan celah keamanan dari iPhone tersebut yang kemudian memberikan informasi tersebut untuk ditukarkan dengan "uang sewa apartemen", demikian disampaikan Independent, mengutip Washington Post.

Informasi dari si peretas kemudian dimanfaatkan untuk mengembangkan sebuah perangkat keras yang digunakan FBI untuk membobol password empat digit ponsel cerdas tersebut. Perangkat tersebut bekerja dengan baik tanpa memicu pengaktifan fitur keamanan yang bisa menghapus seluruh data di dalamnya.

iPhone varian 5C tersebut merupakan ponsel milik Syed Farook. Farook, bersama istrinya, Tashfeen Malik, menembak mati sedikitnya 14 orang dalam serangan yang dilancarkan di sebuah perayaan Natal di San Bernardino, California, 2 Desember 2015 silam. Pihak berwajib kesulitan mengakses ponsel tersebut karena kedua pelaku tewas terbunuh dalam baku tembak dengan polisi.

Sebelumnya, FBI berupaya mendesak Apple untuk membantu membuka kunci keamanan ponsel tersebut, bahkan lewat jalur hukum. Mereka meminta Apple membuat perangkat lunak baru untuk meretas keamanan ponsel tersebut.

Apple menolak, bahkan mendapat dukungan dari banyak raksasa teknologi di Sillicon Valley, California. Namun, FBI kemudian membatalkan kasus tersebut dan mengklaim telah berhasil mengunduh data dari ponsel yang bersangkutan dengan bantuan pihak ketiga.

Semula, pihak ketiga tersebut diyakini sebagai perusahaan keamanan cyber asal Israel, Cellebrite. Namun, sejumlah sumber FBI menyatakan kepada Washington Post, bahwa perusahaan tersebut tidak "cawe-cawe" dalam urusan itu.

Washington Post menyebut, peretas yang membantu FBI adalah peretas "topi abu-abu". Artinya, si peretas masuk golongan orang yang pandai menemukan kerapuhan sebuah sistem lalu menjualnya kepada badan intelijen pemerintah, untuk kepentingan pengintaian.

Peretas "topi abu-abu" berbeda dengan  peretas "topi putih". Peretas "topi putih" akan melaporkan celah-celah keamanan semacam itu kepada yang bersangkutan, dalam hal ini Apple, sehingga dapat diperbaiki. Berbeda pula dengan peretas "topi hitam", yang akan memanfaatkan celah keamanan semacam itu untuk mendulang keuntungan pribadi, yang tak jarang bertentangan dengan hukum. Jadi, peretas "topi abu-abu" di sini, bekerja di tengah-tengah ranah etik kedua jenis peretas tadi.

Pemerintah AS belum memutuskan apakah akan membagi informasi soal celah keamanan tersebut kepada Apple. Direktur FBI James Comey mengatakan, solusi untuk membobol ponsel Farook hanya bisa dipakai di iPhone 5C yang menggunakan sistem operasi iOS 9. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Agen FBI Bekerja Sama dengan Mafia dalam Film By Any Means

Ketika Agen FBI Bekerja Sama dengan Mafia dalam Film By Any Means

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 13:30 WIB

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:03 WIB

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:54 WIB

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:01 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?

Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:06 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

AS Turunkan Pasukan FBI Jaga Stadion Piala Dunia 2026, Drone Dilarang Terbang!

AS Turunkan Pasukan FBI Jaga Stadion Piala Dunia 2026, Drone Dilarang Terbang!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:32 WIB

Terkini

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

×