"Live Streaming" Teman Diperkosa, Gadis Ini Terancam 40 Tahun Bui

Arsito Hidayatullah

Rabu, 20 April 2016 | 13:57 WIB
"Live Streaming" Teman Diperkosa, Gadis Ini Terancam 40 Tahun Bui
Ilustrasi perempuan korban kekerasan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Ada-ada saja ulah aneh anak muda sekarang di era yang serba terhubung secara global di dunia maya. Kali ini, seorang remaja putri harus berurusan dengan hukum gara-gara tindakannya yang dinilai tidak saja jahat, namun juga membuat geleng-geleng kepala. Tepatnya, dia didakwa karena menyiarkan langsung video perkosaan teman perempuannya yang masih berusia 17 tahun.

Sebagaimana dilansir News.com.au, Rabu (20/4/2016), adalah Marina Lolina (18 tahun), nama remaja putri asal Amerika Serikat (AS) yang kini terlibat masalah hukum tersebut. Pada Jumat (15/4) lalu, dia pun harus tampil di persidangan, bersama Raymond Gates, sosok terdakwa pemerkosa dalam kasus tersebut.

Dalam persidangan kali ini, kedua terdakwa sama-sama menyatakan tak bersalah atas semua dakwaan berlapis yang dikenakan kepada mereka. Termasuk di dalam dakwaan adalah tindak perkosaan, penculikan, kekerasan seksual, hingga memanfaatkan hal berbau seksual dari anak di bawah umur.

 
Menurut pengacara Lolina, Sam Shamansky, pelajar SLTA itu sebenarnya saat itu berusaha merekam tindak kekerasan seksual yang terjadi sebagai barang bukti. Dengan kata lain, Lolina diklaim justru saat itu tengah berusaha membantu. Namun pembelaan ini dibantah jaksa penuntut umum, dengan mengatakan bahwa "dia justru terobsesi dengan 'likes' (dari siaran itu)."

Disebutkan, Lolina dan rekannya yang menjadi korban, berteman dan berasal dari sekolah yang sama. Pada Februari lalu, mereka berdua bersosialisasi dengan Gates (29), sang terdakwa pemerkosa, di sebuah rumah di Colombus. Diketahui, Gates sendiri ternyata baru saja mereka kenal sehari sebelumnya saat berjumpa di sebuah mal setempat.

Saat acara kumpul-kumpul itulah, setelah ketiganya minum-minum dan mengobrol beberapa saat, Gates ternyata mulai melakukan tindak kekerasan seksual terhadap teman Lolina. Namun sementara itu, saat itu pula Lolina justru menghidupkan aplikasi Periscope untuk merekam dan menyiarkan langsung kejadian tersebut.

Menurut pengacara Lolina yang berbicara di persidangan, kliennya memang memiliki kebiasaan merekam dan menayangkan hampir apa saja menggunakan aplikasi tersebut. Shamansky juga menyatakan bahwa pada saat kejadian, sembari tetap menyiarkan peristiwa itu, kliennya sebenarnya telah coba melakukan "segala yang bisa dilakukan untuk mengendalikan situasi."

"Dia melakukan segalanya... bahkan sampai ke titik di mana dia bertanya sembari menyiarkan (kejadian) itu kepada follower-nya di Periscope, 'Apa yang harus kulakukan sekarang? Apa yang harus kulakukan sekarang?'" ungkap Shamansky, sebagaimana dikutip WSYX yang terafiliasi dengan ABC.


Namun, pembelaan itu ditepiskan oleh jaksa Franklin County, Ron O'Brien. Menurut sang penuntut umum, Lolina paling-paling hanya sekejap terlihat seolah berusaha membantu korban, dalam video berdurasi 10 menit tersebut. Menurutnya, korban terus berteriak "stop" dan "no" sepanjang tayangan, sementara Lolina justru seolah menikmati reaksi penonton tayangan itu.

"Menurut saya, dia jadi menikmati semua 'likes' yang didapatkan oleh tayangan langsungnya, dan karenanya terus melakukan itu, dan tidak melakukan apa pun demi membantu korban," ungkap O'Brien.

Usai sesi persidangan itu, hakim menetapkan uang jaminan sebesar US$160.000 (sekitar Rp2,1 miliar) untuk Lolina. Sementara terhadap Gates, sang terdakwa pemerkosa yang juga mengklaim tidak bersalah, uang jaminan ditetapkan sebesar US$384.000 (sekitar Rp5 miliar). Jika divonis bersalah, masing-masing terdakwa terancam hukuman 40 tahun penjara.

Sementara, terlepas dari kasus ini, Lolina sendiri juga didakwa atas kasus pengambilan foto telanjang temannya, yang dilakukan sehari sebelum kejadian perkosaan tersebut. [News.com.au]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi

Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:44 WIB

Tragis, Bayi Tewas saat Ibunya Diperkosa Sopir dan Kondektur Bus

Tragis, Bayi Tewas saat Ibunya Diperkosa Sopir dan Kondektur Bus

News | Sabtu, 12 Maret 2016 | 12:53 WIB

Mata Ditutup Kerudung, Murid Dicabuli Guru

Mata Ditutup Kerudung, Murid Dicabuli Guru

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 05:47 WIB

Takut Diperkosa Tentara ISIS Lagi, Seorang Gadis Bakar Wajahnya

Takut Diperkosa Tentara ISIS Lagi, Seorang Gadis Bakar Wajahnya

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 02:02 WIB

Diperkosa Selama 8 Hari, Bocah 12 Tahun di India Tewas Dibakar

Diperkosa Selama 8 Hari, Bocah 12 Tahun di India Tewas Dibakar

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 18:19 WIB

Ayah Cabuli Anak Tiri Setelah Pulang Mengaji

Ayah Cabuli Anak Tiri Setelah Pulang Mengaji

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 11:01 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×