Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi

Arsito Hidayatullah

Selasa, 15 Maret 2016 | 20:44 WIB
Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Polres Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil menangkap pelaku pemerkosaan yang menyebabkan seorang gadis remaa di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, meninggal dunia pada 12 September 2015.

"Setelah dilakukan penyelidikan selama enam bulan, kami berhasil menangkap pelaku pemerkosa dan penganiayaan bernama Satriano alias Ano (33), warga Desa Mabuan," kata Kapolres Barsel, AKBP Sukron SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono SIK, di Buntok, Selasa (15/3/2016).

Budi mengatakan, pelaku pemerkosa dan penganiayaan yang menyebabkan korban bernama Jeti Lestari (14 tahun) itu meninggal dunia, telah ditangkap pihaknya hari Kamis (10/3) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Mabuan, tanpa melakukan perlawanan.

"Penangkapan terhadap Satriano alias Ano tersebut berdasarkan keterangan dari saksi-saksi. Dan setelah digelandang ke Mapolres Barsel, pelaku mengaku telah melakukan pemerkosaan dan penganiayaan hingga korban Jeti Lestari meninggal dunia," ucapnya.

 
Menurut Budi, berdasarkan pengakuan tersangka, sebelum malam kejadian itu pelaku bersama seorang temannya meminum minuman keras dan menonton acara musik di Desa Mabuan.

"Lantaran lampu padam, dirinya bersama temannya berangkat menggunakan sepeda motor ke Desa Kalahien untuk mencari perempuan," ucap Budi.

Masih berdasarkan pengakuan tersangka, setelah sampai di Desa Kalahien, tersangka dan temannya memarkir kendaraan di simpang Desa Mabuan, Kalahien. Mereka berdua pun lantas berjalan kaki menuju depan Puskesmas Desa Kalahien yang jaraknya cukup jauh.

"Pada saat di depan Puskesmas yang kondisinya gelap tanpa penerangan, mereka berdua menunggu perempuan yang lewat. Dan beberapa saat kemudian, korban bersama temannya melintas," ucap Kasat Reskrim.

Melihat korban bersama temannya berjalan di depan Puskesmas, kata Budi lagi, pelaku dengan temannya mengejar dan berhasil menangkap korban. Sementara teman korban berhasil melarikan diri.

"Kemudian korban dibawa pelaku ke kebun rambutan yang jaraknya 20 meter dari tempat pelaku menyergap, dan di situlah tersangka melampiaskan nafsu setannya dengan memperkosa korban," ungkap dia.

Karena korban berusaha melawan, lanjut Budi, pelaku lantas juga memukul dada, lengan dan punggung korban sebanyak empat kali, hingga akhirnya korban pun menjadi lemas tak berdaya.

Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku pun melarikan diri. Menurut pengakuannya pula, sebelum kabur, tersangka sempat melihat korban memasang celana lalu berjalan. Pelaku mengaku tidak menyangka kalau korban setelah itu meninggal dunia.

Budi mengatakan bahwa tersangka Ano saat ini sudah diamankan di Mapolres Barsel untuk proses lebih lanjut. Pihak kepolisian juga sedang mencari saksi lainnya, yakni teman tersangka yang pada malam kejadian ikut melakukan penyergapan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buruh Bangunan Menculik dan Setubuhi Siswi SMP

Buruh Bangunan Menculik dan Setubuhi Siswi SMP

News | Senin, 07 Maret 2016 | 03:34 WIB

Kasus Pemerkosaan Anak di Timika Papua Jadi Prioritas Kepolisian

Kasus Pemerkosaan Anak di Timika Papua Jadi Prioritas Kepolisian

News | Senin, 15 Februari 2016 | 09:05 WIB

Dirawat di RS, Remaja Korban Pemerkosaan Malah Jadi Mangsa Satpam

Dirawat di RS, Remaja Korban Pemerkosaan Malah Jadi Mangsa Satpam

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 08:51 WIB

Terbukti Memperkosa, Polisi di Malaysia Dibui 100 Tahun

Terbukti Memperkosa, Polisi di Malaysia Dibui 100 Tahun

News | Kamis, 24 Desember 2015 | 12:01 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×