Tjahjo Minta Rustam Jelaskan Alasan Mundur Usai Dimarahi Ahok

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 28 April 2016 | 15:13 WIB
Tjahjo Minta Rustam Jelaskan Alasan Mundur Usai Dimarahi Ahok
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - ‎Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyarankan agar Rustam Effendi menjelaskan secara terbuka mengenai alasannya mengundurkan diri dari jabatan wali kota Jakarta Utara setelah berseteru dengan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, kata Tjahjo, Rustam merupakan pejabat publik yang harus memberi contoh sikap transparan supaya menimbulkan spekulasi di tengah publik.

"Kalau dia mundur sebagai pejabat publik, apalagi kepala daerah yang harus menyampaikan secara terbuka, saya mundur alasannya apa. Sehingga tidak timbulkan berbagai spekulasi-spekulasi ada apa, ada apa," kata Tjahjo di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Tjahjo menjelaskan di Jakarta, wali kota bisa diberhentikan oleh gubernur karena dua hal, yaitu permintaan gubernur atau karena pertimbangan lain.

"Gubernur punya hak memberhentikan (wali kota) kapan, mau satu hari, dua hari dengan alasan, kan supaya jelas. Apapun itu namanya aparatur pemerintah harus solid, kompak, kalau ada masalah sesuai aturannya," ujar dia.

Tjahjo mengatakan wali kota mundur memang tak perlu lapor ke Kementerian Dalam Negeri. Namun, dia harus tetap terbuka.

"Tidak perlu lapor ke saya, tidak harus. Itu hak Gubernur, tapi terbuka dong, mundur karena apa. Sebab dia (Rustam) pejabat publik, dia Wali Kota," kata dia.

Surat pengunduran diri Rustam Effendi dari jabatan wali kota Jakarta Utara telah ditandatangani Ahok awal pekan lalu. Dalam surat tersebut, Rustam tak menjelaskan alasannya mundur.

Tetapi, alasan Rustam mundur terungkap setelah Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika berdiskusi dengannya.

"Nggak ada sama sekali, nggak ada alasan dia hanya bersurat. Tapi sebelum menyampaikan surat kita ada diskusi kecil saya tanyakan apa perasaan sebetulnya yang membuat Pak Rustam mau mengundurkan diri," kata Agus di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Agus mengatakan salah satu alasan Rustam mundur ialah karena merasa kinerjanya tidak dihargai Ahok. Apalagi, dalam rapat penanggulangan banjir baru-baru ini, Rustam dimarahi Ahok. Bahkan, Rustam sampai dituding bersekongkol dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Belakangan, Ahok menjelaskan sebenarnya ketika dia menyebut kongkalingkong itu cuma bercanda.

"Dia mengatakan dia mengamati dalam rentang waktu Jumat - Senin ketika beliau (Rustam) menyampaikan surat itu bahwa beliau merasakan sepertinya Pak Gubernur menilai kinerjanya kurang optimal," kata Agus.

"Dari sisi ini beliau mengundurkan diri supaya bisa dicarikan wali kota yang memiliki kinerja yang lebih tinggi. Alasan yang dikemukakan secara lisan itu," Agus menambahkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kegiatan Rustam Sehari Setelah Tak Jadi Wali Kota Jakarta Utara

Kegiatan Rustam Sehari Setelah Tak Jadi Wali Kota Jakarta Utara

News | Rabu, 27 April 2016 | 16:22 WIB

Posisi Baru dengan Gaji Lebih Kecil, Rustam Effendi: Syukuri Saja

Posisi Baru dengan Gaji Lebih Kecil, Rustam Effendi: Syukuri Saja

News | Rabu, 27 April 2016 | 15:16 WIB

Ini Alasan Sesungguhnya Rustam Mundur Setelah Tegang dengan Ahok

Ini Alasan Sesungguhnya Rustam Mundur Setelah Tegang dengan Ahok

News | Rabu, 27 April 2016 | 14:59 WIB

Tak Jadi Wali Kota, Gaji Rustam Puluhan Juta Jadi Belasan Juta

Tak Jadi Wali Kota, Gaji Rustam Puluhan Juta Jadi Belasan Juta

News | Rabu, 27 April 2016 | 14:15 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB