Ini Jurus Setya Novanto untuk Dongkrak Suara Partai Golkar

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 04 Mei 2016 | 18:56 WIB
Ini Jurus Setya Novanto untuk Dongkrak Suara Partai Golkar
Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto berharap Partai Golkar bisa makin berjaya saat dipimpinnya. Dia pun menyampaikan sejumlah visi-misinya. 
 
Di antaranya, dia akan menciptakan badan atau lembaga sendiri yang akan bekerja untuk membangun kader yang loyal terhadap partai. Sehingga, jaringan Partai Golkar bisa sampai ke daerah-daerah. Hal ini dilakukan Setya karena melihat perolehan suara Golkar yang terus menurun.
 
"Sehingga ada satu juta kader untuk waktu yang pendek ini. Maka ini badan organisasi ini kita lakukan penyiapan, mulai pilkada sampai 2017 sampai pilpres langsung 2019," kata Setya dalam acara diskusi di Kantor Jenggala Center, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).
 
Selain itu, untuk mengejar ketertinggalan perolehan suara itu, Setya mengatakan akan memberikan asupan dana untuk penjaringan suara. Dia mengatakan, akan menargetkan suara Golkar di Pemilu 2019 nanti sebanyak 20 persen.
 
"Dengan target itu, kekurangan itu yang akan saya biayain. Kalau sistemnya (Pemilu) terbuka maka kita akan biayai perdapil Rp5 miliar. Tapi kalau tertutup, maka seorang yang sudah diteliti, orang itu yang memliki kualitas yang baik dari survei kami, maka akan kami biaya Rp1-5 juta. Sehingga orang-orang itu bisa bergerak kembali," katanya.
 
‎Kemudian, Setya, juga akan menguatkan kembali fungsi Hasta Karya Partai Golkar untuk pembinaan kader. Dan, akan membuat keseketariatan bersama untuk Hasta Karya Golkar ini. Sehinga, bisa konsolidasi ini bisa membuat jaringan Partai Golkar dalam waktu tiga tahun ini.
 
"Dengan adanya ini, saya harap partai kita akan betul-betul dalam 3 tahun akan kuat dengan jaringan dan makin besar," kata dia. ‎
 
‎Ketua Fraksi Golkar di DPR ini juga akan fokus untuk mengurusi partai ini dan bersedia mundur dari jabatannya itu. Dia juga akan menyiapkan Partai Golkar untuk menghadapi Pilkada yang akan dilakukan serentak.
 
"Saat Pilkada ini memang lemah, tidak ada kata lain, kita utamakan calon yang ada di DPD tingkat II dan I. Kemudian, calon ini tidak akan ada setoran. Kalau perlu saya biayai, sampai konsultan-konsultanya. Kita akan lakukan rapat nasional untuk pengembangan Pilkada," kata dia.
 
Biaya ini, kata Setya, akan dilakukan dengan cara 'dana bergulir' dengan angka Rp5 sampai 10 miliar.
 
"Dalam waktu dekat ini, Pilkada, saya akan tes setiap provinsi, saya coba mana Bupati yang terbaik. Maka akan saya adakan dana bergulir. DPR, DPRD, Provinsi, kita kerja sama untuk memenangkan ini dengan dana bergulir. Kalau ini menang uangnya tidak dikembalikan ke partai tapi digulirkan kembali ke Bupati lain," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025

Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:46 WIB

Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir

Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:42 WIB

Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri

Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:02 WIB

Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi

Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:05 WIB

Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar

Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 10:55 WIB

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:48 WIB

Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah

Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:06 WIB

Pesan Bahlil di Malam Nuzulul Quran: Bukan Alat Politik, Kekuasaan Adalah Instrumen Pengabdian

Pesan Bahlil di Malam Nuzulul Quran: Bukan Alat Politik, Kekuasaan Adalah Instrumen Pengabdian

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:27 WIB

Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!

Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:27 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB