Ayah Perkosa Anak Tiri Berusia 15 Tahun Sampai Hamil

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Mei 2016 | 05:37 WIB
Ayah Perkosa Anak Tiri Berusia 15 Tahun Sampai Hamil
Ilustrasi perkosaan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Personel Kepolisian Sektor Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meringkus Sudiman (38) warga Desa Jebus tersangka pelaku pemerkosaan terhadap anak tiri yang masih berusia 15 tahun.

"Pelaku ditangkap anggota Reskrim Polsek Jebus di persembunyiannya di Desa Tayu, Jebus pada Selasa (3/5) sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung dibawa ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut," kata Kapolsek Jebus Kompol Era Jhoni Kurniawan, Rabu.

Penangkapan terhadap pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor LP/B-239/VI/2016/Babel/Res Babar/ Sekjbs tertanggal 1 Mei 2016.

"Pada Sabtu (30/4) kami mendapatkan laporan dari ayah kandung korban bernama Arizal (34) warga Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah terkait kondisi korban yang sudah hamil di usia 15 tahun," kata dia.

Kronologi kejadian berawal ketika pada Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 19.00 WIB korban dinikahkan dengan seorang laki-laki bernama Acok alias Ucok yang diduga telah menghamili korban.

"Ayah kandung korban yang berada di Sungaiselan mendapat kabar jika anaknya menikah karena hamil dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Jebus," kata dia.

Mendapatkan laporan tersebut polisi langsung merespons dan segera menindaklanjuti dengan mencari Acok di Desa Cupat untuk dimintai keterangan. Dari keterangan Acok polisi mendapatkan informasi bahwa dia dimintai tolong keluarga pelaku untuk menikahi korban karena keluarga malu dengan kondisi korban sudah hamil.

"Acok mengaku tidak pernah berhubungan badan dengan korban," kata dia.

Selanjutnya dari keterangan Acok pihak kepolisian mencari korban di rumahnya, namun polisi hanya bertemu dengan ibu kandungnya. Saat dimintai keterangan, ibu korban mengatakan tidak mengetahui secara pasti yang menghamili korban.

"Pada Minggu (1/5/2016) sekitar pukul 16.00 WIB kami baru bisa bertemu dengan korban di rumah salah satu keluarga Acok di Desa Tugang, Kecamatan Kelapa dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan," kata dia.

Korban mengaku sudah tiga kali dipaksa melayani perilaku bejat ayah tirinya dan kejadian terakhir sekitar November 2015. Setiap kali melakukan hubungan badan pelaku diancam jika berani teriak atau menceritakan kepada orang lain pelaku akan menceraikan ibunya dan tidak akan memberikan uang belanja.

"Mendapatkan informasi tersebut kami langsung mencari pelaku dan berhasil meringkusnya pada Selasa (3/5/2016) sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku langsung kami gelandang ke Mapolsek Jebus guna proses hukum lebih lanjut," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Yohana Ingin Hukuman Kekerasan Seksual Seperti Narkoba

Menteri Yohana Ingin Hukuman Kekerasan Seksual Seperti Narkoba

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 18:09 WIB

Ratusan Massa Aksi Solidaritas Kasus 'Yuyun' di Depan Istana

Ratusan Massa Aksi Solidaritas Kasus 'Yuyun' di Depan Istana

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 17:53 WIB

Psikolog: Pemerkosa Yuyun Juga Konsumsi Zat Adiktif Lain

Psikolog: Pemerkosa Yuyun Juga Konsumsi Zat Adiktif Lain

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 10:04 WIB

LSM Simponi Minta Laki-Laki Berkontribusi Hapus Kekerasan Seksual

LSM Simponi Minta Laki-Laki Berkontribusi Hapus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 14:40 WIB

Perkosaan & Pembunuhan Pelajar SMP di Bengkulu Didesak Tuntas

Perkosaan & Pembunuhan Pelajar SMP di Bengkulu Didesak Tuntas

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:00 WIB

Yuyun Meninggal Usai Diperkosa 14 Pemuda, Muncul #NyalaUntukYuyun

Yuyun Meninggal Usai Diperkosa 14 Pemuda, Muncul #NyalaUntukYuyun

News | Senin, 02 Mei 2016 | 21:59 WIB

"Live Streaming" Teman Diperkosa, Gadis Ini Terancam 40 Tahun Bui

"Live Streaming" Teman Diperkosa, Gadis Ini Terancam 40 Tahun Bui

News | Rabu, 20 April 2016 | 13:57 WIB

Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi

Perkosa Remaja 14 Tahun hingga Meninggal, Ano Diringkus Polisi

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:44 WIB

Diperkosa Selama 8 Hari, Bocah 12 Tahun di India Tewas Dibakar

Diperkosa Selama 8 Hari, Bocah 12 Tahun di India Tewas Dibakar

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 18:19 WIB

Pemerintah Jerman Marah Atas Kekerasan Seksual Masif di Koln

Pemerintah Jerman Marah Atas Kekerasan Seksual Masif di Koln

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 04:55 WIB

Terkini

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

×