Satgas PA Gagal Paham Pernyataan Anggota DPR Soal Yuyun

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 06 Mei 2016 | 14:04 WIB
Satgas PA Gagal Paham Pernyataan Anggota DPR Soal Yuyun
Aksi solidaritas untuk Yuyun di depan Istana Merdeka, Jakarta [suara.com/Erick Tanjung]
Satuan Tugas Perlindungan Anak menyayangkan sikap Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay yang dianggap menyudutkan Yuyun (14), pelajar kelas II SMP Negeri 5, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Bengkulu. Yuyun merupakan korban perkosaan yang dilakukan oleh 14 pemuda usai pulang sekolah pada awal April 2016, dan setelah itu dibunuh.

"Sangat disayangkan jika benar pernyataan ketua Komisi III yang mempermasalahkan YY berjalan sendirian di kebun. Kami gagal paham atas pernyataan ini," kata Kepala Sekretariat Satgas PA Ilma Sovri Yanti melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (6/5/2016).

Ilma mengatakan seharusnya pejabat publik tidak mempermasalahkan korban dalam kasus tersebut. Mempermasalahkan korban, berarti secara tidak langsung menunjukkan perempuan sebagai obyek seksual yang dapat ditaklukkan.
 
"Pernyataan ini memperlihatkan obyek ekspresi kuasa laki-laki. Di dalam kasus YY, apa yang dilakukan 14 pelaku mengindikasikan tidak hanya sekedar perkosaan di sana ada niat melukai, mempermalukan YY di depan 14 pelaku, teror, ketakutan," kata Ilma.

Menurut dia pernyataan politisi PAN menempatkan perempuan sebagai yang paling bersalah dan pantas dihakimi. Di sekitar rumah korban, termasuk daerah yang punya sejarah panjang terkait kriminalitas, narkoba, dan penyakit masyarakat. Ilma mengatakan seharusnya kewajiban Komisi VIII DPR berkunjung untuk melihat langsung masalah di lapangan dan memberikan solusi atas potensi kerawanan disana.
"Pernyataan itu juga menunjukkan manifestasi relasi kuasa yang timpang dan selama ini kenyataannya terus berlangsung di masyarakat. Kondisi ini berpotensi di masyarakat Rejang Lebong untuk mengalami kebuntuan hukum maupun sikap masyarakat yang membenarkan sikap atas pernyataan ini. Yang pada akhirnya keluarga YY menjadi korban berlapis atas pernyataan ini. Sudah seharusnya atas penyataan ini meminta maaf kepada keluarga korban," katanya.

Itu sebabnya, dia menilai sikap pembenaran atas kejahatan seksual dapat menguntungkan para pelaku dan membenarkan sikap para pelaku melakukan aksi.

"Semoga ini semakin menggugah moral kita, untuk prihatin atas kondisi yang terjadi atas YY di masyarakat Rejang Lebong," kata Ilma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Puan Jangan Tunggu Laporan untuk Tangani Kasus Yuyun

Menteri Puan Jangan Tunggu Laporan untuk Tangani Kasus Yuyun

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 13:44 WIB

Sebelum Yuyun, Sudah Ada 8 Kasus Perkosaan di Daerahnya

Sebelum Yuyun, Sudah Ada 8 Kasus Perkosaan di Daerahnya

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 13:27 WIB

Puisi Menggetarkan untuk Yuyun

Puisi Menggetarkan untuk Yuyun

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 13:10 WIB

Pesan Terakhir Mendiang Yuyun sebelum Tewas Diperkosa 14 Lelaki

Pesan Terakhir Mendiang Yuyun sebelum Tewas Diperkosa 14 Lelaki

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:15 WIB

Ini Pasal Berlapis yang Cocok Buat Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun

Ini Pasal Berlapis yang Cocok Buat Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 06:31 WIB

Terkini

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

×