Array

Dibantah Sanusi, Asal Duit 10 Ribu Dolar AS Tetap Diusut KPK

Kamis, 12 Mei 2016 | 13:53 WIB
Dibantah Sanusi, Asal Duit 10 Ribu Dolar AS Tetap Diusut KPK
Bekas Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M. Sanusi berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016) malam. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih mendalami uang sebesar 10 ribu dolar Amerika Serikat yang disita dari brankas milik mantan Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi. Uang tersebut disita penyidik ketika menggeledah rumah Sanusi.

"Hasil penggeledahan sedang didalami oleh penyidik termasuk asal usul uang tersebut," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriarti, Kamis (12/5/2016).

Pendalaman dilakukan untuk mengetahui asal muasal duit tersebut.

Sanusi merupakan salah satu tersangka kasus dugaan suap dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Dalam pemeriksaan kemarin, Rabu (11/5/2015), Sanusi mengaku dicecar penyidik perihal uang 10 ribu dollar AS yang disita dari rumahnya pada Rabu (4//5/2016) lalu.

"Dikonfirmasi masalah dana saya yang 10 ribu USD," kata Sanusi yang juga tersangka dalam kasus raperda di gedung KPK.

Adik kandung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Taufik membantah uang tersebut merupakan hasil korupsi. Dia mengatakan uang 10 ribu dollar AS tersebut merupakan hasil bisnis dari properti di pusat perbelanjaan Thamrin City.

"Itu bisnis saya properti, Thamrin City," kata dia.

Pernyataan ini sekaligus dimaksudkan Sanusi untuk meluruskan pemberitaan di media massa yang menyebut uang yang disita KPK dari rumahnya sebesar 10 juta dollar AS.

"Iya bukan 10 juta yang diberitakan di media ya," kata dia.

Dia mengimbau media lebih berhati-hati dalam membuat berita, terutama menyangkut besaran uang.

"Yang benar 10 ribu, makanya saya bilang media berhati-hatilah kan saya dirugikan, jadi tidak boleh beritakan-beritakan yang salah," kata dia

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi reklamasi. Mereka adalah M Sanusi, Trinanda Prihantoro dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI