Pemprov DKI Berikan Hibah Rp478 Miliar untuk Pilgub 2017

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 16 Mei 2016 | 16:45 WIB
Pemprov DKI Berikan Hibah Rp478 Miliar untuk Pilgub 2017
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa KPK, Jakarta [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta memberikan dana hibah sebesar Rp478 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta dan Badan Pengawas Pemilu untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 2017 mendatang.

"Rp478 miliar itu untuk persiapan penyelenggaraan dan juga penyelenggaraan," kata Ketua KPUD DKI Sumarno usai menandangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah Pilkada 2017 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/5/2016)

Dikatakan Sumarno, jika dana hibah tersebut nantinya akan dipergunakan untuk keperluan logistik sebanyak 144 ribu petugas penyelenggara pemilu di DKI. Dana hibah, kata Sumarno juga akan dipergunakan pada pelaksanaan tahapan verifikasi para calon, pemeriksaan kesehatan calon dan proses tahapan lainnya.

"Di DKI itu ada sekitar 144.000 petugas penyelenggara pemilu. Kemudian untuk logistik terutama untuk pencalonan, pemeriksaan calon, verifikasi calon perseorangan, juga pencalonan lainnya, pemeriksaan kesehatan dan lainnya," kata dia.

Menurutnya dana hibah tahun ini lebih besar dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar Rp258 miliar.

"Hibah di tahun 2015 lalu, KPU menerima Rp258 miliar sekarang Rp478 miliar, ada peningkatan hampir dua kali lipat," kata dia.

Kata Sumarno, adanya peningkatan dana hibah itu lantaran jumlah pemilih yang bertambah, biaya operasional pencalonan yang dibiayai KPUD dan ongkos kampanye yang terbilang cukup mahal.

"Peningkatan ini kan disamping memang ada peningkatan jumlah pemilih, juga sekarang ini juga yang berbeda adalah banyak komponen pencalonan itu dibiayai oleh KPU. Misalnya kampanye, alat peraga kampanye itu harus ditanggung oleh kampanye. Sosialisasi di media itu ditanggung oleh KPU. Jadi cukup banyak," kata dia.

Selain itu, Sumarno juga menjelaskan mengenai tahapan pendaftaran calon di Pilkada 2017 mendatang. Nantinya, kata dia, calon yang telah mendaftar akan dilakukan proses verifikasi. Kemudian, setelah semua syarat dipenuhi untuk penetapan calon, maka, langkah selanjutnya akan dilakukan pengundian nomor urut kepada para calon.

"Setelah pendaftaran nanti kan kita lakukan verifikasi, baru kemudian setelah terpenuhi syarat-syarat, baru penetapan calon. Setelah itu baru dilakukan pengundian nomor urut, baru setelah itu akan dilakukan kampanye," kata Sumarno.

Menurutnya proses verifikasi para calon akan dilakukan melalui dua tahapan yakni proses administrasi dan faktual.

"Ada dua, administrasi dan faktual. Administrasi kita cocokkan kesesuaian KTP dgn dukungannya, apakah sama namanya. Faktual, datangi satu per satu apakah betul- betul mendukung atau tidak," kata dia.

Sumarno menambahkan, jika batas akhir pendaftaran calon melalui partai politik dan perseorangan dilakukan 19-21 September 2016

"Calon perseorangan menyerahkan dukungannya pada 3-7 Agustus pada KPUD," kata dia.

Terkait pemberian dana hibah tersebut juga ditandatangi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Nilai Tak Salah ada Koalisi Gemuk Lawan Ahok

Gerindra Nilai Tak Salah ada Koalisi Gemuk Lawan Ahok

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 17:26 WIB

Gerindra-PKS Berkoalisi di Pilgub Jakarta Lawan Ahok

Gerindra-PKS Berkoalisi di Pilgub Jakarta Lawan Ahok

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 21:40 WIB

Nyalon Pilkada, Petahana Rawan Salah Gunakan Jabatan

Nyalon Pilkada, Petahana Rawan Salah Gunakan Jabatan

News | Kamis, 14 April 2016 | 15:58 WIB

Gerindra Belum Juga Dapat Pengganti Sanusi untuk Lawan Ahok

Gerindra Belum Juga Dapat Pengganti Sanusi untuk Lawan Ahok

News | Selasa, 12 April 2016 | 11:53 WIB

PKS Masih Pilih-pilih di Pilgub 2017

PKS Masih Pilih-pilih di Pilgub 2017

News | Jum'at, 01 April 2016 | 09:58 WIB

Kumpulkan KTP Ahok, Lady Bikers Dikasih Ongkos Rp100 Ribu Perhari

Kumpulkan KTP Ahok, Lady Bikers Dikasih Ongkos Rp100 Ribu Perhari

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 17:55 WIB

Dukung Ahok, PSI Klaim Tak Barter Politik

Dukung Ahok, PSI Klaim Tak Barter Politik

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 17:28 WIB

Tinggi di Survei, Ahok: Saya Sudah Kenyang

Tinggi di Survei, Ahok: Saya Sudah Kenyang

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:43 WIB

Ahok Akan Sediakan Ambulans untuk Habiburokhman

Ahok Akan Sediakan Ambulans untuk Habiburokhman

News | Senin, 28 Maret 2016 | 11:42 WIB

Adhyaksa Dault Protes Kaos 'KTP Gua Buat Ahok' ada di CFD

Adhyaksa Dault Protes Kaos 'KTP Gua Buat Ahok' ada di CFD

News | Minggu, 27 Maret 2016 | 10:20 WIB

Terkini

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:05 WIB

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:04 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:46 WIB

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:44 WIB

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:38 WIB

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB