Golkar Segera Tentukan Pilihan, Dukung atau Lawan Ahok

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 19 Mei 2016 | 17:58 WIB
Golkar Segera Tentukan Pilihan, Dukung atau Lawan Ahok
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Untuk saat ini, Partai Golkar belum memutuskan siapa tokoh yang akan diusung di pilkada Jakarta periode 2017-2022. Secara diplomatis, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan partainya akan mendukung siapapun yang terbaik di bursa pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta, termasuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Golkar, kata Novanto, akan memperhitungkan bagaimana tingkat elektabilitas calon.

"Golkar selalu mendukung yang terbaik, jadi kita lihat evaluasinya surveinya," ujar Novanto usai menjadi pembicara di acara diskusi di Media Center, DPR, Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Keputusan Partai Golkar, kata Novanto, akan disampaikan dalam waktu dekat.

"Moga-moga yang terbaik, bakal saya pilih dalam waktu kurang dari dua minggu," katanya.

Ketika ditanya sosok Ahok di mata Golkar, Novanto mengatakan Ahok merupakan pemimpin yang menjalankan terobosan yang benar dan sesuai dengan hati nurani.

Novanto memuji kepemimpinan Ahok yang menurutnya telah sukses mengatasi permasalahan banjir.

"Apa yang dilakukan selalu dengan perasaan yang benar. Memang yang dilakukan Ahok untuk kepentingan orang banyak tentu yang dilakukan betul-betul kerja. Di DKI biasa banjir, sekarang nggak banjir lagi. Gaya kepemimpinannya untuk rakyat," katanya.

Ahok mengungkapkan memiliki kedekatan secara personal dengan kader-kader Partai Golkar. Secara pribadi, kata Ahok, mereka mendukungnya maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022.

"Kalau pakai acara persahabatan dengan orang Golkar nih, persahabatan temen ini nggak pakai partai ya, teman di Golkar pasti dukung saya," kata Ahok saat ditemui di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016). Ahok merupakan mantan kader Golkar. Dia menjadi anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Fraksi Golkar, tetapi mengundurkan diri pada 2012.

Tetapi secara organisasi, Ahok belum dapat memastikan apakah Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto akan mendukungnya atau tidak.

"Kamu tanya sama merekalah," kata Ahok.

Ahok mengatakan situasinya sama seperti PDI Perjuangan. Secara pribadi, Ahok dekat dan didukung Megawati Soekarnoputri, tetapi apakah partai otomatis akan mendukung, belum terbaca.

"Tapi secara partai mau mendukung saya atau tidak saya nggak tahu. Sama aja kayak, Bu Megawati secara pribadi dukung saya, tapi kan secara partai belum tentu. Gitu aja," katanya.

Ahok yang kini masih menjabat gubernur Jakarta telah memutuskan untuk maju lagi lewat jalur non partai politik bersama Heru Budi Hartono. Meski maju secara independen, dia didukung Partai Nasdem dan Hanura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novanto akan Bela Jokowi di Pilpres 2019, PDIP Kian "Pede"

Novanto akan Bela Jokowi di Pilpres 2019, PDIP Kian "Pede"

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 17:29 WIB

Ahok Lebih Percaya Bangun Apartemen di Tanah TNI

Ahok Lebih Percaya Bangun Apartemen di Tanah TNI

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 17:17 WIB

Novanto akan Dukung dan Bela Jokowi di Pilpres 2019

Novanto akan Dukung dan Bela Jokowi di Pilpres 2019

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 16:50 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB