PAN Tak Keberatan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 20 Mei 2016 | 15:35 WIB
PAN Tak Keberatan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Soeharto saat terjadi G30S 1965 (Buku sejarah Indonesia)

Suara.com - Partai Amanat Nasional di DPR tidak keberatan jika mendiang mantan Presiden Soeharto menjadi pahlawan nasional. Fraksi PAN akan mempertimbangkan usulan itu.

Sebelumnya dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar memutuskan untuk memperjuangkan jenderal besar Purnawirawan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Soeharto dianggap layak karena berkontribusi besar membangun negara.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan pemberian gelar pahlawan nasional ke Soeharto perlu dikaji mendalam. Sebab masih banyak yang menolak.

"Fraksi PAN akan menampung masukan-masukan dari masyarakat apakah Pak Harto layak atau tidak layak menjadi pahlawan nasional," ujar Yandri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Adapun sikap Fraksi PAN tidak keberatan terkait usulan Presiden Soeharto menjadi Pahlawan Nasional. Namun pihaknya juga tidak ingin terburu-buru memutuskan hal tersebut.

"PAN pada dasarnya tidak keberatan. Tapi nanti tidak sehat jika dipaksakan (usulan Gelar Pahlawan), karena masih ada pro kontra. Bagaimanapun kalau diterima, itu ada konsekuensinya. Kalau ditolak pun ada konsekuensinya. PAN tidak ingin terburu-buru,"ucapnya.

"Kita tidak mau semua yang ada di republik ini menyangkut perhatian rakyat banyak diputuskan secara tergesa-gesa. Kita akan cermati, terima masukan, kita kaji dan kita lihat positif negatifnya," ungkapnya.

Golkar dan Soeharto tidak dapat dipisahkan. Sejak pemilu pertama di era Orba tahun 1971, Golkar selalu mendukung Soeharto. Pada pemilu-pemilu selanjutnya, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997, Soeharto menjadi Presiden atas dukungan Golkar. Sebaliknya, kebijakan-kebijakan Soeharto selama itu sangat mendukung kemenangan Golkar.

Namun reformasi 1998 melengserkan Soeharto. Salah satu tokoh yang melengserkan Soeharto adalah Amien Rais yang juga politisi senior PAN. Saat itu Soeharto didakwa melakukan korupsi besar-besaran. Namun dia tidak bisa diadili lantaran alasan sakit permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Memang, Pak Harto Punya Dosa, Tapi Berprestasi

Luhut: Memang, Pak Harto Punya Dosa, Tapi Berprestasi

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 12:04 WIB

Usul Soeharto Jadi Pahlawan, Bila Pro Kontra Jangan Dipaksakan

Usul Soeharto Jadi Pahlawan, Bila Pro Kontra Jangan Dipaksakan

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 18:03 WIB

Golkar Usul Soeharto Jadi Pahlawan, PKB Usul Gus Dur

Golkar Usul Soeharto Jadi Pahlawan, PKB Usul Gus Dur

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 13:54 WIB

Fadli Zon Dukung Perjuangan Golkar Jadikan Soeharto Pahlawan

Fadli Zon Dukung Perjuangan Golkar Jadikan Soeharto Pahlawan

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 20:38 WIB

Aburizal Isi Posisi yang Pernah Ditempati Soeharto di Golkar

Aburizal Isi Posisi yang Pernah Ditempati Soeharto di Golkar

News | Senin, 16 Mei 2016 | 21:00 WIB

Ketua Umum Golkar Baru Harus Jadikan Soeharto Pahlawan Nasional

Ketua Umum Golkar Baru Harus Jadikan Soeharto Pahlawan Nasional

News | Senin, 16 Mei 2016 | 20:52 WIB

Foto Bawa Palu Arit Tersebar, Seperti Ini Respon Titiek Soeharto

Foto Bawa Palu Arit Tersebar, Seperti Ini Respon Titiek Soeharto

News | Sabtu, 14 Mei 2016 | 06:30 WIB

Ini Dia Calon Bos Baru Golkar yang Didukung Keluarga Cendana

Ini Dia Calon Bos Baru Golkar yang Didukung Keluarga Cendana

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 21:11 WIB

Sosialisasi Munaslub Golkar Tidak Dihadiri Tommy Suharto

Sosialisasi Munaslub Golkar Tidak Dihadiri Tommy Suharto

News | Senin, 02 Mei 2016 | 15:36 WIB

Ade Sowan ke Cendana, Ini Harapan Tommy Soeharto ke Golkar

Ade Sowan ke Cendana, Ini Harapan Tommy Soeharto ke Golkar

News | Jum'at, 29 April 2016 | 15:45 WIB

Terkini

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

Hakim Sebut Nadiem Makarim Rugikan Negara Rp1,5 Triliun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:04 WIB

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

×