Tak Terima Putranya Tewas, Keluarga Ini Berencana Tuntut F1

Rizki Nurmansyah

Kamis, 26 Mei 2016 | 20:03 WIB
Tak Terima Putranya Tewas, Keluarga Ini Berencana Tuntut F1
Almarhum Jules Bianchi meninggal di usia 25 tahun [Shutterstock]

Suara.com - Keluarga almarhum pebalap Formula 1, Jules Bianchi, berencana menuntut Federasi Otomotif Internasional (FIA), mantan timnya Marusia yang kini telah berubah kepemilikan baru dengan nama Manor Racing, dan bos Grup F1, Bernie Ecclestone.

Tuntutan itu dimaksudkan untuk meminta pertanggungjawaban atas tewasnya Bianchi usai menabrak crane dalam balapan di Sirkuit Suzuka, Oktober 2014. Pebalap asal Prancis itu menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah rumah sakit di kampung halamannya di Nice pada Juli 2015.

Dalam kecelakaan itu Bianchi mengalami cedera di kepala yang fatal. Dia pun menjadi pebalap F1 perama yang meninggal akibat kecelakaan dalam balapan setelah mendiang legenda F1 asal Brasil, Aryton Senna, pada 1994.

"Kami menginginkan keadilan untuk Jules, dan ingin membangun kebenaran mengenai keputusan-keputusan yang memicu kecelakaan putra kami di GP Jepang pada 2014," kata Phillipe, ayah Bianchi, dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui firma hukum asal Inggris, Stewarts.

"Sebagai keluarga, kami memiliki begitu banyak pertanyaan yang tidak terjawab dan merasa bahwa kecelakaan dan kematian Jules semestinya dapat dihindari jika serangkaian kesalahan tidak dilakukan," lanjut Phillipe.

Para petugas lomba mengatakan kesalahan terjadi karena perencanaan, pengaturan waktu, organisasi, dan etika balapan. Faktor-faktor inilah yang dijadikan pihak keluarga Bianchi sebagai salah satu atau lebih tindakan-tindakan yang telah berkontribusi terhadap kecelakaan fatal Bianchi.

"Keluarga Bianchi bertekad bahwa proses hukum ini semestinya memeriksa mereka yang terlibat untuk memberikan jawaban-jawaban dan bertanggung jawab atas kegagalan apapun," kata perwakilan Stewarts, Julian Chamberlayne.

"Ini merupakan hal penting jika para pebalap saat ini dan masa yang akan datang memiliki keyakinan bahwa keselamatan di olahraga ini menjadi hal utama. Jika hal ini diterapkan di Suzuka, Julian Bianchi akan tetap hidup dan berkompetisi di olahraga yang ia cintai hari ini," lanjut Chamberlayne.

Pihak FIA sendiri belum memberikan respons atas rencana tuntutan ini. Sebelumnya, pihak FIA dalam laporannya mengatakan jika Bianchi tidak melambat meski bendera peringatan telah dikibarkan sebelum kecelakaan terjadi.

Laporan yang ada mendapati mobil Bianchi menghantam traktor dengan kecepatan 126 kilometer/jam, dan pihak medis tidak bersalah dalam cara penanganan mereka setelah kecelakaan.

Chamberlayne mengatakan laporan ini mengejutkan dan menyedihkan bagi keluarga Bianchi karena panel FIA memiliki kesimpulan ini, sambil menyebut sejumlah faktor yang berkontribusi menyalahkan Jules. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Lengkap Latihan Bebas Pertama GP Monaco

Hasil Lengkap Latihan Bebas Pertama GP Monaco

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 18:08 WIB

Hamilton Kuasai Latihan Bebas Pertama, Rio Urutan 21

Hamilton Kuasai Latihan Bebas Pertama, Rio Urutan 21

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 17:15 WIB

Jelang GP Monaco, Vettel: "Skill" Pebalap Akan Jadi Pembeda

Jelang GP Monaco, Vettel: "Skill" Pebalap Akan Jadi Pembeda

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 14:04 WIB

Rio Akan "Ditendang" Manor Setelah Paruh Musim, Benarkah?

Rio Akan "Ditendang" Manor Setelah Paruh Musim, Benarkah?

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 12:16 WIB

Terkini

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

×