Gelombang Pesisir Yogyakarta Masih Tinggi

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 11 Juni 2016 | 01:35 WIB
Gelombang Pesisir Yogyakarta Masih Tinggi
Ilustrasi gelombang laut. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan, belum ada tren penurunan tinggi gelombang Samudra Hindia. Sehingga tetap perlu diwaspadai para nelayan serta wisatawan di pesisir selatan.

"Potensinya masih sama. Masih diperlukan kewaspadaan," kata Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) Yogyakarta Joko Budiono di Yogyakarta, Jumat (10/6/2016).

Jumat kemarin tinggi gelombang laut selatan masih berkisar 2,5-4 meter. Sedangkan kecepatan angin masih mencapai 10-20 knot atau 18-36 kilometer per jam, sehingga masih kuat mendorong pembentukan gelombang tinggi.

Hingga saat ini kondisi air pasang ditambah dengan kecepatan angin cukup tinggi yang bergerak di Samudra Hindia, selatan Jawa, masih berdampak pada tinggi gelombang.

"Kami berharap para belayan dan wisatawan tetap mematuhi peraturan yang telah disampaikan oleh relawan SAR dan BPBD," kata dia.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY telah memasang garis pembatas di sepanjang pantai selatan sebagai batas aman bagi wisatawan saat mengunjungi kawasan wisata pantai.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Wahyu Prinstiawan mengatakan empasan gelombang laut selatan saat ini masih cukup berbahaya bagi wisatawan yang pada Kamis (9/6) sempat mencapai 5-7 meter.

"Garis batas patai akan terus kami persiapan. Kami cabut ketika sudah dinyatakan aman oleh BMKG," kata dia.

Menurut dia, pada Kamis (9/6) BPBD dengan Sarsatlinmas (SAR Satuan Perlindungan Masyarakat) telah memasang garis pembatas di sepanjang pantai di Gunung Kidul dan Kulon Progo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siang Ini, Gempa 6,2 SR Dirasakan di Bali, Lombok, dan Sumbawa

Siang Ini, Gempa 6,2 SR Dirasakan di Bali, Lombok, dan Sumbawa

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 12:37 WIB

24 Daerah di Jawa Banjir Rob dan Gelombang Pasang, Warga Ngungsi

24 Daerah di Jawa Banjir Rob dan Gelombang Pasang, Warga Ngungsi

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 11:05 WIB

BMKG: Gempa Bumi di Maluku Utara Akibat Tumbukan Lempeng Tektonik

BMKG: Gempa Bumi di Maluku Utara Akibat Tumbukan Lempeng Tektonik

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 07:12 WIB

Sering Kena Bencana Alam, Indonesia Tingkatkan Kemitraan Mitigasi

Sering Kena Bencana Alam, Indonesia Tingkatkan Kemitraan Mitigasi

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2016 | 15:28 WIB

Gempa 5,3 SR  Goyang Tenggamus Selama Lima Detik

Gempa 5,3 SR Goyang Tenggamus Selama Lima Detik

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 11:21 WIB

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 10:16 WIB

Hujan Ringan Diprediksi Guyur Jabodetabek Hari Ini

Hujan Ringan Diprediksi Guyur Jabodetabek Hari Ini

News | Jum'at, 15 April 2016 | 09:03 WIB

NTT Diguncang Gempa Bumi Sebanyak Tiga Kali

NTT Diguncang Gempa Bumi Sebanyak Tiga Kali

News | Sabtu, 09 April 2016 | 14:41 WIB

BMKG Deteksi 22 Titik Api di Riau

BMKG Deteksi 22 Titik Api di Riau

News | Kamis, 07 April 2016 | 09:25 WIB

Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Pagi Ini

Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Pagi Ini

News | Rabu, 06 April 2016 | 07:33 WIB

Terkini

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:10 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:56 WIB

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

×