Polisi Selidiki Temuan Kerangka Manusia di Rumah Kosong

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 11 Juni 2016 | 19:32 WIB
Polisi Selidiki Temuan Kerangka Manusia di Rumah Kosong
shutterstock_156166601

Suara.com - Jajaran Polsek Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyelidiki temuan mayat yang sudah mulai tinggal kerangkanya di salah satu rumah kosong di Kampung Gunungguruh.

"Mayat yang sudah mulai menjadi kerangka yang ditemukan di rumah kosong di RT 24/RW 12 Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh ini berjenis kelamin lelaki," kata Kapolsek Gunungguruh IPDA Yudi Wahyudi di Sukabumi, Sabtu (11/6/2016).

Diduga jasad lelaki tanpa identitas itu sudah meninggal selama tiga bulan, karena kondisi jasadnya yang sudah mengering. Jasad tersebut langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk visum.

Namun belum diketahui apa yang menjadi penyebab kematian "Mr X" ini. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan untuk sementara rumah kosong yang diketahui milik Nurhayati tersebut diberi garis polisi agar tidak ada warga yang keluar masuk.

Jasad ini pertama kali ditemukan oleh Wawan Hermawan (42) warga Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Gunungguruh. Pada saat itu, saksi tengah diberi tugas oleh si pemilik rumah kosong ini untuk membetulkan pintu, namun saat masuk ke dalam ruangan rumah tersebut pria ini mencium bau yang menyengat dan melihat ada jasad manusia yang sudah mengering.

"Kami juga saat ini masih meminta keterangan dari beberapa pihak untuk mengungkap kasus ini serta sudah mengambil beberapa barang bukti di lokasi penemuan mayat ini," tambah Yudi.

Sementara, pemilik rumah, Nurhayati warga Kampung Keboncau, Bogor mengatakan rumah tersebut memang sudah tidak dihuni oleh keluarganya selama dua tahun. Namun, ada seorang tunawisma yang menghuni rumah ini, walaupun sudah dilarang tetapi orang tersebut tetap memaksa untuk menghuni rumah yang tidak ada akses listrik dan air tersebut.

Pada waktu itu si pemilik rumah mengizinkan lelaki tunawisma untuk menghuni rumahnya, apalagi mereka tinggalnya di daerah Bogor. Selama dua tahun, Nurhayati pun tidak pernah datang ke rumah tersebut dan tidak mengetahui apakah tunawisma itu tetap tinggal atau sudah pergi.

"Saya terkejut dengan ada laporan dari pegawai saya, katanya ada jasad lelaki yang sudah mengering berada di dalam rumah. Dengan adanya informasi itu saya langsung ke lokasi dan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Penemuan 40 Mayat Bayi Harimau di "Freezer" Kuil Thailand

Heboh Penemuan 40 Mayat Bayi Harimau di "Freezer" Kuil Thailand

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 20:41 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB