Ahok: Aku Gubernur yang Paling Berani Dicatat Sejarah

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 11 Juni 2016 | 21:11 WIB
Ahok: Aku Gubernur yang Paling Berani Dicatat Sejarah
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuka acara Jakarta Fair 2016 di Kemayoran, Jakarta Pusat, [suara.com/Bowo Raharjo]

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa tak melakukan kampanye saat memberikan pidato pembukaan Jakarta Fair di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2016) malam. Hal ini menyusul pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyebutnya bukan sembarang kampanye.

Suara.com - "Nggaklah, apanya kampanye. Kalau kampanye, gue sudah keliling tiap malam dong, ini kan nggak. RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) juga sudah mulai gue gabungin," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (11/6/2016).

Ahok tidak mengerti kenapa kata sambutannya dianggap kampanye. Padahal, kata Ahok, dirinya kepala daerah yang memang sudah menjadi tugasnya bicara di berbagai acara.

"Orang kan nuduh saya terus. Saya kan gubernur masa resmiin, tadi juga kampanye kok, kalau bilang itu kampanye, tadi kampanye loh. Aku tantang aku gubernur yang paling berani yang dicatat sejarah," katanya.

"Apa yang saya sampaikan, bisa sampai cucu dan cicit saya. Saya tanggungjawab, kalau nggak (tanggungjawab) di-bully cucu dan cicit saya, karena gubernur Ahok ngomong begini. Oh itu kampanye dong. Nggak ada calon gubernur yang berani ngomong buktiin itu karakter gue. Itu kampanye," Ahok menambahkan.

Sebelumnya, Menteri Tjahjo menyebut sambutan yang disampaikan Ahok di acara pembukaan Jakarta Fair  sebagai kampanye program pembangunan pemerintah. Menteri dari PDI Perjuangan ini mengapresiasinya.

"Respon soal tadi, pidato yang sedikit kampanye dari Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ini bukan sembarang kampanye," kata Tjahjo ketika memberikan sambutan di panggung utama Jakarta Fair.

Tjahjo menilai dalam pidato, Ahok lebih banyak membahas program pemerintah ketimbang soal Jakarta Fair. Tetapi, Tjahjo mengagumi konsep pembangunan Ahok.

"Saya sudah sidak di DKI, dia punya konsep komprehensif, ini Jakarta indah, bukan hanya pemerintahan, tapi kota budaya. Beliau punya konsep untuk membangun Jakarta yang melayani dan indah," kata Tjahjo.

Ahok ingin membangun lebih banyak rumah sakit, rumah susun, tanggul laut di Jakarta Utara untuk menahan air laut, memperbanyak area taman bermain, ruang terbuka hijau, membangun transportasi publik lebih bagus, membangun tempat pengolahan sampah.

"Kami mengapresiasi Pak Basuki Tjahaja Purnama untuk membangun rumah sakit untuk melayani masyarakat, Pak Gubernur menjanjikan setiap RT/RW ada tempat (pengolahan) sampah, dan transportasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Jakarta Fair, Ahok Disambut Hangat Warga sampai Aksi Copet

Buka Jakarta Fair, Ahok Disambut Hangat Warga sampai Aksi Copet

News | Sabtu, 11 Juni 2016 | 09:31 WIB

Tjahjo: Pidato Ahok di Pembukaan PRJ Bukan Sembarang Kampanye

Tjahjo: Pidato Ahok di Pembukaan PRJ Bukan Sembarang Kampanye

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 22:44 WIB

Ustadz Doakan Djarot Jadi Gubernur, Ahok Jadi Menteri

Ustadz Doakan Djarot Jadi Gubernur, Ahok Jadi Menteri

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 20:32 WIB

Bila Ahok Tak Sanggup Ikuti UU Pilkada, Lebih Baik Jangan Maju

Bila Ahok Tak Sanggup Ikuti UU Pilkada, Lebih Baik Jangan Maju

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 19:14 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×